Trump Balas Serangan Iran dengan Berikan Sanksi Baru

Trump Balas Serangan Iran dengan Berikan Sanksi Baru
Pidato Donald Trump di Gedung Putih

Amerika Serikat – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa pemerintahannya akan menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran dan akan meminta aliansi militer NATO untuk lebih terlibat di Timur Tengah setelah pembalasan Iran atas pembunuhan AS terhadap seorang jenderal Qassem Soeleimani.

Trump membuat komentar ini dari Gedung Putih pada hari Rabu (08/01) setelah Iran meluncurkan lebih dari selusin rudal di dua pangkalan udara di Irak yang menampung pasukan AS.

Baca: Tak Berani Janjikan Balik Serang Iran, Trump Obral Kemajuan Militer AS

Trump juga meminta Inggris, Jerman, Prancis, Rusia, dan China untuk memutuskan perjanjian nuklir internasional 2015 dengan Iran.

“Ketika kami terus mengevaluasi opsi dalam menanggapi agresi Iran, Amerika Serikat akan segera menjatuhkan hukuman sanksi ekonomi tambahan pada rezim Iran. Sanksi kuat ini akan tetap sampai Iran mengubah perilakunya, ”kata Trump dalam pidatonya.

Baca: Trump Klaim Tak Ada Korban, Foto Satelit Perlihatkan Kerusakan Parah di Pangkalan yang Diserang Iran

Namun sebelumnya Pemerintah Iran pada Hari Minggu sudah mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa negara itu tidak akan lagi mematuhi batasan operasional pada industri nuklirnya, termasuk yang berkaitan dengan kapasitas dan tingkat pengayaan uranium, jumlah bahan yang diperkaya serta penelitian dan pengembangan.

Ancaman terbaru Trump dan tuduhan tak berdasar terhadap Iran disampaikan meskipun dia sendiri melakukan pembunuhan besar-besaran terhadap komandan anti-teror Iran.

Baca: 2 Roket Jatuh dekat Pangkalan AS di Zona Hijau Baghdad

Militer AS melakukan serangan udara atas arahan Trump di bandara internasional Baghdad pada Jumat pagi, membunuh Letnan Jenderal Iran Qassem Soleimani dan komandan kedua Mobilisasi Populer Irak (PMU), Abu Mahdi al-Muhandis, juga delapan orang lainnya.

Pada hari Rabu pagi, Iran menanggapi pembunuhan Soleimani, komandan anti-teror paling terkenal di Timur Tengah, menyerang pangkalan udara Amerika Ain al-Assad di provinsi Anbar di Irak barat dan satu lagi di Irbil, ibukota wilayah semi-otonom Kurdistan Irak. (ARN)

Ikuti Update berita Arrahmah News melalui link Telegram, Klik Join https://t.me/arrahmahnews

About Arrahmahnews 29542 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.