Internasional

Jaksa Agung Iran Perintahkan Pengadilan Militer untuk Segera Lakukan Penyelidikan

TEHRAN – Pengadilan Iran memerintahkan penyelidikan segera atas jatuhnya pesawat penumpang Ukraina yang tidak disengaja di dekat ibukota Tehran pada awal pekan ini.

Ketua Jaksa Agung Iran Ebrahim Raisi mengeluarkan perintah pada hari Sabtu, menyerukan pengadilan militer untuk mengumpulkan semua data dan dokumen terkait dari Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, Korps Pengawal Revolusi Islam dan Organisasi Penerbangan Sipil negara itu.

Raisi juga meminta kesaksian dari para pejabat yang terlibat dan yang diberitahu tentang masalah ini.

Jaksa Agung Iran Mohammad Jafar Montazeri memerintahkan pengadilan militer Tehran untuk melakukan penyelidikan cepat atas insiden tersebut.

Baca5 Temuan Komite Penyelidikan Iran atas Jatuhnya Pesawat Ukraina

Pada hari Sabtu, Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran mengeluarkan pernyataan bahwa pesawat Ukraina ditembak jatuh “secara tidak sengaja” karena “kesalahan manusia” dan mereka yang bersalah akan dibawa ke pengadilan militer.

Pernyataan itu menambahkan bahwa “dengan melakukan reformasi mendasar dalam proses operasional di tingkat angkatan bersenjata, kami tidak akan mungkin mengulangi kesalahan semacam itu.”

Insiden itu terjadi ketika Iran “meningkatkan sensitivitas” pertahanan udara karena meningkatnya aktivitas udara Amerika yang bermusuhan yang datang setelah “ancaman Trump dan komandan militer AS” mengenai target Iran, pernyataan itu berbunyi.

Tanggapan internasional

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Sabtu meminta Iran untuk “membawa yang bersalah ke pengadilan” dan melakukan “pembayaran kompensasi” serta mengembalikan sisa-sisa.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau juga menyerukan “transparansi, dan keadilan bagi keluarga serta para korban,” banyak dari mereka adalah warga negara Iran.

Ketua komite urusan luar negeri parlemen Rusia, Konstantin Kosachev, menyatakan harapan bahwa “pelajaran akan dipelajari” dari insiden itu dan bahwa “tindakan diambil oleh semua pihak” yang diperlukan.

“Jika dekripsi kotak hitam dan pekerjaan investigasi tidak membuktikan bahwa tentara Iran melakukan ini dengan sengaja, dan tidak ada alasan logis untuk ini, insiden itu harus ditutup,” katanya. (ARN)

Ikuti Update berita ArrahmahNews melalui link Telegram, Klik Join https://t.me/arrahmahnews

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.763 pelanggan lain

Pengunjung

  • 51.945.425 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: