Zarif: Hanya Trump, Pompeo dan ISIS Rayakan Kematian Soleimani

Zarif: Hanya Trump, Pompeo dan ISIS Rayakan Kematian Soleimani
Menlu Iran

India  Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengatakan satu-satunya orang yang merayakan pembunuhan komandan anti-teror terkemuka Iran Letnan Jenderal Qassem Soleimani adalah Presiden AS Donald Trump, Sekretaris Negara Mike Pompeo dan kelompok teroris ISIS Takfiri.

Berbicara di sebuah konferensi keamanan di ibukota India, New Delhi, pada hari Rabu, Zarif mengatakan orang-orang di seluruh dunia turun ke jalan untuk berduka cita atas kesyahidan Soleimani.

“Amerika Serikat tidak menyukai Jenderal Soleimani meskipun dia adalah satu-satunya kekuatan paling efektif dalam melawan ISIS dan teroris lainnya. Jika Anda tidak percaya saya melihat mereka merayakan. Siapa yang merayakan kematian Soleimani? Bukan orang biasa, Presiden Trump dan Pompeo dan ISIS merayakannya. Sementara di 430 kota di India, mereka meratapi kemartirannya,” ujar Zarif.

Baca Juga

“AS menuduh Soleimani berusaha mengobarkan perang terhadap Amerika Serikat dengan rencana serangan ke empat kedutaan besarnya. Sekarang kita tahu bahwa Trump telah merencanakan pembunuhannya tujuh bulan yang lalu … dan hingga sekarang tidak ada ancaman terhadap kedutaan besar AS,” kata Zarif.

“Soleimani pergi ke Irak tidak hanya untuk menyampaikan pesan diplomatik kepada perdana menteri Irak, tetapi juga untuk menenangkan warga Irak yang marah oleh AS yang membunuh 25 anggota angkatan bersenjata Irak karena pembunuhan satu kontraktor AS,” tambahnya.

Baca Juga

Diplomat top Iran menekankan bahwa AS tidak pernah membawa perdamaian dan stabilitas ke kawasan, mengutip situasi di Afghanistan dan Irak.

Pembunuhan AS “adalah serangan tanpa alasan yang menyalahgunakan wilayah Irak terhadap tamu negara,” katanya.

“Kami mengambil tindakan membela diri berdasarkan Pasal 51 piagam PBB tentang serangan personil militer kami di negara asing dengan menargetkan pangkalan dari mana serangan itu datang,” tambahnya. (ARN)

Ikuti Update berita klik Join Telegram ArrahmahNews

About Arrahmahnews 30074 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.