Internasional

5 Temuan Komite Penyelidikan Iran atas Jatuhnya Pesawat Ukraina

5 Temuan Komite Penyelidikan Iran atas Jatuhnya Pesawat Ukraina

Tehran  Otoritas Iran akhirnya memberikan pengakuan mengejutkan mengenai jatuhnya pesawat maskapai Ukraina di Iran.

Untuk pertama kalinya, Angkatan Bersenjata Iran mengaku secara tak sengaja menembak jatuh pesawat penumpang milik maskapai Ukraina dikarenakan kesalahan manusia (human error). Penembakan itu dilakukan saat pesawat penumpang tersebut terbang di dekat lokasi militer sensitif.

Dalam pernyataannya seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (11/1/2020), Angkatan Bersenjata Iran menyatakan telah menembak jatuh pesawat penumpang tersebut karena mengiranya sebagai pesawat musuh.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Sabtu, Staf Umum Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mengatakan bahwa pada saat kejadian, pasukan telah berada dalam siaga tertinggi.

BacaHuman Error! Iran Akui Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Maskapai Ukraina

Sebelumnya, Angkatan Bersenjata Iran membentuk sebuah komite secara terpisah untuk menyelidiki insiden tersebut, berikut temuan komite penyelidikan Iran;

1. Menyusul ancaman yang dibuat oleh para pejabat dan Presiden Amerika mengenai tanggapan militer, yang akan menyerang beberapa sasaran Republik Islam. Dikarenakan peningkatan lalu lintas udara yang signifikan di wilayah tersebut, angkatan bersenjata berada pada tingkat kesiapan tertinggi untuk menanggapi segala kemungkinan agresi oleh musuh.

2. Beberapa jam setelah serangan rudal, pergerakan jet tempur Amerika di sekitar Republik Islam meningkat, dan unit pertahanan udara memperoleh beberapa kabar tentang target udara menuju pusat-pusat strategis di negara itu, kemudian beberapa target udara muncul di radar, yang meningkatkan sensitivitas masalah ini terhadap pertahanan udara.

3. Dalam kondisi sensitif dan krisis seperti itu, penerbangan 752 dari Ukraina Airlines lepas landas dari Bandara Imam Khomeini (RH) dan selama manuver, pesawat itu mendekati salah satu pusat militer paling sensitif milik Pengawal Revolusi Islam, pada ketinggian dan bentuk penerbangan yang benar-benar mirip dengan pesawat musuh, dalam keadaan seperti itu human error yang tidak diinginkan terjadi dan pesawat terkena rudal, yang sayangnya menyebabkan kematian sejumlah warga Iran dan sejumlah orang asing.

4. Administrasi Umum Angkatan Bersenjata Iran mengucapkan belasungkawa dan menyatakan solidaritasnya dengan keluarga yang terkena dampak dan negara-negara lain dengan insiden menyakitkan ini. Iran meminta maaf atas kesalahan kemanusiaan yang terjadi dan berjanji untuk menyerahkan kesalahan kepada pengadilan militer untuk menangani insiden sesuai dengan hukum, dan pemerintah berjanji akan mengambil langkah-langkah dasar untuk benar-benar mencegah kecelakaan seperti itu.

5. Semua pejabat Pengawal Revolusi yang peduli juga diintruksikan untuk muncul di media nasional dan memberikan lebih banyak informasi serta klarifikasi kepada rakyat Iran. (ARN)

Ikuti Update berita ArrahmahNews melalui link Telegram, Klik Join https://t.me/arrahmahnews

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: