NewsTicker

Apakah Virus Corona Senjata Biologi Amerika?

Apakah Virus Corona Senjata Biologi Amerika? Apakah Virus Corona Senjata Biologi Amerika?

China  Baru-baru ini, sebuah virus misterius muncul di China, menewaskan 17 orang dan menyerang 830 lainnya, dan kasus ini juga ditemukan di Korea Selatan, Jepang, Thailand dan Hong Kong.

Virus Corona menyebabkan gejala yang mirip dengan sindrom pernafasan akut (SARS), yang menewaskan 650 orang di Cina dan Hong Kong antara tahun 2002 dan 2003.

Baca Juga: 

Gejala umum meliputi infeksi saluran pernapasan, demam, batuk, sesak napas, dan sulit bernapas. Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Apakah virus Corona senjata biologi?

Mantan anggota Komisi PBB, Igor Nikulin, meyakini bahwa kemunculan virus ini bisa jadi merupakan hasil dari penggunaan senjata biologi Amerika.

Dia menyebutkan bahwa skandal itu terjadi pada 2010, ketika salah satu dari 400 laboratorium biologi milik militer AS yang dikerahkan di seluruh dunia ditutup, salah satunya di Indonesia karena diduga melakukan eksperimen rahasia dengan virus flu burung. Ketika virus muncul dari laboratorium dan epidemi serius dimulai, Amerika Serikat menolak untuk memberikan informasi tentang aktivitas yang dilakukan kepada Kementerian Kesehatan Indonesia.

Pejabat kesehatan di seluruh dunia berlomba untuk mengendalikan virus, yang pertama kali muncul pada bulan lalu, yang mirip dengan virus SARS. Organisasi Kesehatan Dunia diharapkan akan mengumumkan pada hari ini, apakah penyebaran penyakit baru memerlukan status darurat, yang berhubungan dengan epidemi lintas-perbatasan yang kompleks.

Vaksin melawan virus

Dalam waktu kurang dari seminggu, ahli virologi dari Novosibirsk State Scientific Center “Viktor” mengembangkan sistem uji diagnosa untuk virus Corona, yang akan memungkinkan deteksi virus pada tahap awal terjangkit.

Tetapi masih terlalu dini untuk membicarakan pengembangan vaksin. Vyacheslav Volodin, telah meminta Komite Perlindungan Kesehatan Negara Duma untuk menyiapkan langkah-langkah anti-virus di negara tersebut.

Baca:

Di antara langkah-langkah yang diambil, semua wisatawan yang datang dari Asia Tenggara diperiksa dengan kamera termal di bandara. Rumah sakit di wilayah Amur dalam kondisi siaga tinggi. Demikian juga, tindakan pencegahan sedang dilakukan di seluruh negeri – terutama di pusat-pusat transportasi besar. Secara khusus, kontrol karantina di pos-pos pemeriksaan di perbatasan negara telah diperkuat, dan situasi epidemi dipantau setiap hari.

Badan Perlindungan Konsumen Rusia, Ross Potter Nadzor, mengatakan bahwa spesialis dari Pusat “Victor” telah merancang alat untuk diagnosis penyakit baru. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arramahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: