Amerika

AS Ancam Bunuh Komandan Pasukan Quds yang Baru

AS Ancam Bunuh Komandan Pasukan Quds yang Baru

Washington  Perwakilan khusus AS untuk Iran mengancam akan membunuh penerus Letnan Jenderal Qassem Soleimani, jika ia mengikuti jejak jenderal bayangan itu.

“Jika (Esmail) Qaani mengikuti jalan yang sama, yakni membunuh tentara Amerika maka dia akan menemui nasib yang sama,” kata Brian Hook, merujuk pada komandan Pasukan Quds yang baru dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Dia membuat ancaman dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Asharq al-Awsat di sela-sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss.

Baca Juga:

“Ini bukan ancaman baru. Presiden [AS], [Donald Trump], selalu mengatakan bahwa ia akan selalu merespons dengan tegas untuk melindungi kepentingan Amerika,” kata Hook.

Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Ali Khamenei menunjuk Qaani sebagai Komandan Pasukan Quds yang baru setelah pembunuhan Soleimani.

Jenderal Soleimani menjadi martir dalam serangan pesawat tak berawak AS yang diperintahkan oleh Trump. Dia mengunjungi Irak atas undangan pemerintah Baghdad ketika AS melakukan serangan yang ditargetkan, yang juga membunuh wakil komandan pasukan Hasdh Al-Shaabi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, dan beberapa yang menyertainya.

Soleimani telah mendapatkan reputasi sebagai komandan anti-teror yang paling dihormati di Asia Barat karena kontribusinya dalam mengalahkan teroris seperti Daesh di seluruh wilayah.

Baca Juga:

Dalam sebuah pesan yang ditujukan kepada Ayatollah Khamenei pada 9 Januari, Qaani bersumpah akan melanjutkan jalan yang ditempuh oleh Jenderal Soleimani yang gugur syahid “dengan kekuatan.” Dia mengatakan tujuannya adalah untuk mengusir pasukan Amerika keluar dari wilayah tersebut.

Republik Islam telah mengecam pembunuhan itu sebagai “tindakan terorisme negara.” Sebagai balasan, IRGC menembakkan rudal balistik pada 8 Januari di dua pangkalan udara AS di Irak barat dan utara.

Ayatollah Khamenei menyatakan bahwa serangan rudal Iran di pangkalan AS hanya sebatas “tamparan.” (ARN)

Update Berita Timur Tengah di Channel Telegram Arrahmahnews

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: