NewsTicker

Demo Akbar di Berbagai Kota Pakistan Kutuk Pembunuhan AS atas Soleimani

Demo Akbar di Berbagai Kota Pakistan Kutuk Pembunuhan AS atas Soleimani Demo di Lahore, Pakistan, Minggu (12/10)

Pakistan – Demonstrasi besar-besaran mengutuk pembunuhan AS atas Jenderal Iran Qassem Soleimani dan pimpinan PMU Irak Abu Mahdi Mohandes, digelar di berbagai kota di Pakistan terutama Lahore dan Islamabad pada Minggu (12/01), 7 hari setelah pemakaman kedua tokoh pemberantas terorisme itu.

Tokoh agama terkenal dari berbagai madzhab, pemimpin politik dan anggota masyarakat sipil berpartisipasi dalam protest tersebut.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Para pengunjuk rasa, yang berasal dari berbagai bagian Pakistan, percaya bahwa kehadiran militer AS di Asia Barat telah menjadi sumber destabilisasi di seluruh kawasan. Oleh karena itu, mereka bersumpah untuk mengakhiri kehadiran militer AS di seluruh Asia Barat. Bagi mereka kehadiran AS hanya membantu mempromosikan ekstremisme dan terorisme.

Baca: Benang Merah Upaya Kudeta Iran dan Jatuhnya Pesawat Ukraina

Di Lahore, para pengunjuk rasa juga membawa bendera-bendera merah yang menunjukkan keinginan pembalasan atas darah Jenderal Soleimani. Para pengunjuk rasa mengangkat foto-foto jenderal Iran dan meneriakkan slogan-slogan “kematian bagi Amerika”. Mereka juga meneriakkan slogan-slogan melawan Israel.

Protes yang dilaksanakan mulai siang hari hingga menjelang petang di depan Konsulat AS di Lahore itu diprakarsai oleh 3 Organisasi yaitu, Imamia students organization, Majlis Wahdat Muslimin, dan Tehreekh baidaari ummat Mustafa.

Para pemrotes mendesak pemerintah Pakistan untuk menjauh dari munafik besar AS. mereka juga menekankan bahwa AS tidak bisa membunuh ribuan Soleimani baru yang terlahir dari darah sang Jendral.

Baca: Rincian Operasi Pembunuhan Qassem Soleimani Hingga Kunjungan Emir Qatar

Dalam demonstrasi di Islamabad, para pembicara menekankan persatuan di antara umat Islam untuk perdamaian dan kemakmuran negara-negara Islam.

Sebelumnya pada Hari Jum’at (10/01) unjuk rasa serupa juga digelar di Peshawar Pakistan, dengan dihadiri ribuan partisipan.

Analis mengatakan bahwa Pakistan telah belajar pelajaran pahit tentang mendukung apa yang disebut perang AS melawan teror di Afghanistan, efek atas dukungan it telah menyebabkan kerugian besar baik korban jiwa maupun ekonomi. Dan karena itu, sekarang Islamabad telah bersumpah untuk tidak membiarkan Amerika menggunakan tanahnya melawan tetangganya.

Saat ini Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi melakukan kunjungan kenegaraan ke Iran dan Arab Saudi. Kunjungannya bertujuan untuk mendorong dialog antara kedua negara mengingat situasi yang tegang di kawasan. (ARN)

Ikuti Update berita ArrahmahNews melalui link Telegram, Klik Join https://t.me/arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: