Fokus

Iran: Kalau Mau, Kami Mampu Tewaskan 5000 Tentara AS di Ain Al-Assad

Iran: Kalau Mau, Kami Mampu Tewaskan 5000 Tentara AS di Ain Al-Assad

Tehran – Komandan Angkatan Udara Iran, Brigadir Jenderal Amir Ali Haji Zadeh pada hari Kamis (09/01), mengatakan Tehran tidak berusaha untuk membunuh tentara Amerika di pangkalan Ain Al-Assad, dan menambahkan tujuan serangan pembalasan adalah untuk menghancurkan perangkat keras militer.

Haji Zadeh dalam jumpa pers mengatakan kepada wartawan, bahwa “serangan rudal ke pangkalan Ain al-Assad, karena kedudukannya sebagai pusat komando Amerika di Timur Tengah. Ini adalah awal dari operasi besar dan akan berlanjut di masa depan.”

BacaGedung Putih Rilis Suasana Ruangan Trump Pasca Serangan Iran

Dalam jumpa pers di Tehran, ia juga menegaskan bahwa Iran juga mampu membunuh 5.000 tentara Amerika di pangkalan itu, tetapi kami tidak menginginkan itu.

“Kami dapat merencanakan operasi dengan cara membunuh 500 [Pasukan Amerika] di tahap pertama dan jika AS merespons [serangan kami], mereka akan kehilangan 4.000-5.000 [pasukan] di tahap kedua dan ketiga,” ujarnya.

Komandan Angkatan Udara Iran juga menambahkan bahwa “tidak ada yang bisa mengimbangi pembunuhan komandan Pasukan Quds, Qassem Soleimani, sampai Trump sendiri terbunuh.”

BacaPembalasan Pedih Iran, 10 Poin Penting dan Analisa Awal

Jenderal Haji Zadeh juga mengungkapkan bahwa, “bertepatan dengan serangan rudal ke pangkalan Ain al-Assad, kami juga melakukan serangan cyber terhadap sistem kapal induk Amerika.” Sementara “sistem drone pengintai Amerika yang melakukan operasi pemantauan ketika serangan berlangsung di pangkalan Ain al-Assad, diambil alih oleh pasukan cyber Iran.”

Hajizadeh menekankan bahwa pasukan AS benar-benar gagal memberikan tanggapan terhadap operasi IRGC, meskipun mereka siaga penuh setelah pembunuhan Letnan Jenderal Soleimani.  Setidaknya ada 12 pesawat tak berawak dalam misi pengawasan pangkalan Ain al-Assad ketika IRGC akan meluncurkan serangan balas dendamnya.

Baca: AS Gunakan Joker Elektronik untuk Sebar Narasi Palsu Serangan Pembalasan Iran

“Belum pernah terjadi sebelumnya sejak Perang Dunia II, serangan ditujukan ke pangakalan [militer] AS dengan sebuah negara yang memikul tanggung jawab untuk itu,” kata komandan militer Iran, merujuk pada pernyataan yang tegas dari otoritas Republik Islam mengenai operasi balas.

Komandan Iran juga menyatakan bahwa peluncuran rudal dari Iran, diikuti oleh peperangan elektronik besar sebagai akibatnya semua kendaraan udara tak berawak yang dioperasikan oleh pasukan AS tidak dapat beroperasi, pukulan psikologis besar lain bagi pasukan tersebut. (ARN)

Ikuti Update berita Arrahmah News melalui link Telegram, Klik Join https://t.me/arrahmahnews

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: