Internasional

Iran Lumpuhkan Seluruh Sistem Pertahanan Amerika Jelang Serangan

Iran Lumpuhkan Seluruh Sistem Pertahanan Amerika Jelang Serangan

Iran – Kepala Angkatan Pengawal Revolusi Iran menyatakan dalam konferensi pers yang disiarkan televisi pada hari Kamis (09/01) bahwa Iran telah melakukan serangan cyber terhadap sistem pemantauan Amerika Serikat beberapa menit setelah meluncurkan rudal balistik pada hari Selasa dan menonaktifkan drone-drone AS. Rudal itu menargetkan dua pangkalan militer yang menampung pasukan Amerika dan pasukan koalisi lainnya di Irak.

Menguraikan serangan cyber Jenderal Amir Ali Haji Zadeh mengatakan: “Sebuah operasi perang elektronik besar-besaran dilakukan 15 menit setelah serangan dan mereka kehilangan kendali pada drone-drone mereka selama beberapa menit. Ini menimbulkan pukulan psikologis yang besar bagi mereka dan membingungkan mereka,” ujarnya sebagaimana dikutip Kantor Berita Tasnim.

Baca: Iran: 9 Pesawat C-130 AS Evakuasi Tentara yang Tewas dan Terluka ke Israel

Amerika bagaimanapun tidak mengakui gangguan cyber selama serangan itu. Sebaliknya, para pejabat mengatakan bahwa sistem peringatan bekerja dengan baik dan pasukan punya waktu untuk mencari perlindungan di bunker-bunker, meski pada kenyataannya semua rudal Iran tidak ada yang berhasil dicegat.

Bagaimanapun, Komandan Angkatan Udara Iran itu juga menekankan bahwa Tehran tidak berusaha untuk membunuh tentara Amerika di pangkalan Ain Al-Assad, dan tujuan serangan pembalasan adalah untuk menghancurkan perangkat keras militer.

Baca: Iran: Kalau Mau, Kami Mampu Tewaskan 5000 Tentara AS di Ain Al-Assad

Dalam jumpa pers di Tehran, ia juga menegaskan bahwa Iran juga mampu membunuh 5.000 tentara Amerika di pangkalan itu, tetapi kami tidak menginginkan itu.

“Kami dapat merencanakan operasi dengan cara membunuh 500 (Pasukan Amerika) di tahap pertama dan jika AS merespon (serangan kami), mereka akan kehilangan 4.000-5.000 (pasukan) di tahap kedua dan ketiga,” ujarnya.

Komandan Angkatan Udara Iran juga menambahkan bahwa “tidak ada yang bisa mengimbangi pembunuhan komandan Pasukan Quds, Qassem Soleimani, sampai Trump sendiri terbunuh”. (ARN)

Ikuti Update berita ArrahmahNews melalui link Telegram, Klik Join https://t.me/arrahmahnews

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: