NewsTicker

Sebuah Kapal Tanker Minyak Terbakar di Teluk Persia

Sebuah Kapal Tanker Minyak Terbakar di Teluk Persia Kapal Tanker Terbakar di Teluk Persia

Teluk Persia – Laporan pada hari Rabu (29/01) menyebut bahwa Sebuah kapal tanker minyak terbakar di Teluk Persia dekat pantai Uni Emirat Arab. Kapal tanker itu terbakar sekitar 40 kilometer di lepas pantai Sharjah, sebuah pelabuhan di UEA. Investigasi awal menunjukkan kebakaran terjadi di atas kapal sebagai akibat dari kecelakaan selama operasi terkait pemeliharaan.

Mereka mengatakan bahwa kapal bermuatan berat itu merupakan kapal Norwegia MV Osprey yang  terbakar sekitar jam 4 sore waktu setempat. Jumlah kru tidak diketahui.

Baca Juga:

Sumber mengatakan kepada The National, sebuah situs web berita Emirati, bahwa penjaga pantai UEA telah membantu operasi untuk memadamkan api dan semua kru telah diselamatkan.

The Associated Press mengutip para pejabat AS yang mengatakan bahwa mereka mengawasi insiden di Teluk Persia, sebuah wilayah yang telah menjadi tempat meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat sejak Washington menarik diri dari kesepakatan internasional tentang program nuklir Iran pada 2018.

Pejabat Inggris juga mengeluarkan peringatan untuk kapal yang berlayar di kawasan tersebut. Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengatakan bahwa mereka telah menerima email yang menunjukkan bahwa ada kebakaran di atas kapal tanker di barat laut UEA, menambahkan bahwa kapal-kapal lain harus sangat “berhati-hati”.

Baca Juga:

“Penasihat ini tidak diklasifikasikan sebagai Acara Keamanan Maritim dan belum diverifikasi oleh UKMTO,” tambah laporan itu.

Insiden ini adalah yang ketiga dari jenisnya yang melibatkan kapal yang bepergian dari UEA dalam dua minggu terakhir. Pada hari Minggu, sebuah kapal pesiar terbakar di Dubai Marina dan pada 17 Januari, sebuah kapal meledak di Burj Al Arab setelah mesin kapal gagal dan beberapa bahan bakar yang bocor. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: