NewsTicker

Live Update: Kematian Jenderal Qassem Solaimani dalam Serangan Udara AS

Live Update: Kematian Jenderal Qassem Solaimani dalam Serangan Udara AS Komandan Quds Iran, Qassem Soleimani

Baghdad – Komandan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), Mayor Jenderal Qasem Soleimani, gugur syahid oleh serangan roket di dekat Bandara Internasional Baghdad, Al Arabiya, Sky News, Reuters dan media-media Irak melaporkan pada hari Jumat. Namun, Belum ada komentar langsung dari pemerintah AS atau Iran.

Sementara itu, Pentagon masih menunggu Hasil Tes DNA untuk Mengkonfirmasikan Kematian Jenderal Top Iran itu.

BacaSputnik: Wakil Pemimpin Hasdh al-Shaabi dan Jenderal Qassem Sulaimani Tewas dalam Serangan Roket di Bandara Baghdad

Departemen Pertahanan AS mengatakan sedang menunggu hasil tes DNA untuk mengkonfirmasi kematian Komandan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, Mayjen Qasem Soleimani, serta wakil pemimpin Hasdh al-Shaabi, dalam sebuah serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad, Newsweek melaporkan.

Seorang pejabat senior Pentagon mengatakan bahwa ada “kemungkinan besar” bahwa mereka akan mengkonfirmasi kematian Jenderal Soleimani dan wakil kepala Hasdh Al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis.

Sementara itu, harga minyak melambung setelah laporan Komandan Al-Quds Jenderal Soleimani terbunuh.

Perdagangan pagi ini di pasar Asia, minyak mentah Brent melonjak 1,31 persen, menjadi $ 67,12 per barel, sementara minyak mentah AS melonjak 1,24 persen, menjadi $ 61,94 per barel, setelah laporan muncul bahwa seorang jenderal militer Iran tewas dalam serangan udara di Baghdad.

Presiden Amerika dalam tweetnya, memposting benderan Amerika setelah kematian Jenderal Qassem Solaimani ramai diberitakan.

Pentagon telah mengkonfirmasi bahwa Pasukan AS telah membunuh komandan Quds Iran Jenderal Soleimani. Media resmi pemerintah Iran juga sudah mengkonfirmasi kematian Komandan Quds Jenderal Qasem Soleimani.

Senator AS Lindsey Graham mengancam kilang minyak Iran dala serangan di masa depan, dan mendesak Iran untuk ‘Tinggalkan Amerika Sendiri’.

“Jika Iran terus menyerang Amerika dan sekutu kita, mereka harus membayar harga mahal, termasuk penghancuran kilang minyak mereka. Kepada pemerintah Iran: Jika Anda ingin tetap dalam bisnis minyak tinggalkan Amerika dan sekutu kita sendirian dan berhenti menjadi sponsor terbesar terorisme di dunia,” tulisnya.

Angkatan bersenjata AS melakukan serangan udara di Baghdad, untuk membunuh Komandan Pasukan Quds, Mayjen Qasem Soleimani, atas arahan Presiden Donald Trump, kata Departemen Pertahanan.

“Atas arahan Presiden, militer AS telah mengambil tindakan tegas untuk melindungi personel AS di luar negeri dengan membunuh Mayjen Qasem Soleimani,” kata Pentagon dalam sebuah pernyataan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: