NewsTicker

Pembunuhan Soleimani Perdalam Keretakan AS dan Sekutu Baratnya

Amerika Serikat – Mantan Menlu Inggris, Jeremy Hunt, mengatakan bahwa meningkatnya ketegangan secara dramatis di Timur Tengah mengungkap keretakan mendalam di aliansi Barat, yang semula muncul terutama karena ketidakseimbangan dalam pengeluaran NATO.

Mantan menteri luar negeri, yang kembali menjadi anggota Parlemen setelah Boris Johnson mengalahkannya dalam kontes kepemimpinan Tory, menulis dalam kolom untuk The Telegraph bahwa “aliansi Barat, yang sebagian besar dipimpin oleh Inggris dan AS, saat ini menghadapi keretakan terbesar yang pernah ada.”

Baca: Ketakutan! Netanyahu Perintahkan Para Menteri Tak Ikut Komen Soal Kematian Soleimani di Medsos

“Pembunuhan minggu lalu atas Jenderal Soleimani telah mengungkap keretakan mendalam dalam pendekatan kita terhadap Iran, sejak keputusan Presiden Trump untuk meruntuhkan kesepakatan nuklir Iran,” tambahnya sebagaimana dikutip Sputnik, Selasa (07/01).

Jenderal Soleimani, komandan perang paling kuat Iran, tewas pada hari Jumat dalam serangan drone AS di tanah Irak. Pembunuhannya, yang dilaksankan atas perintah Trump telah mengguncang status quo di kawasan itu, dengan Irak mengambil langkah untuk mengusir pasukan AS dan Iran bersumpah untuk membalas dendam.

Baca: Tulsi Gabbard: Perang dengan Iran akan Membuat Perang di Irak dan Afghanistan terasa Seperti “Piknik”

Ancaman Trump untuk menyerang lebih banyak situs di Iran jika Iran membalas serangannya, termasuk situs budaya (sesuatu yang secara luas dianggap sebagai kejahatan perang) sama sekali tidak mendapat dukungan Inggris, Jerman, dan Prancis, yang tampaknya juga tidak tahu-menahu mengenai serangan sebelumnya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: