Berita Jatim

Politisasi Virus Corona, Yusuf Muhammad ‘Semprot’ Petinggi PKS Hidayat Nur Wahid

Politisasi Virus Corona, Yusuf Muhammad 'Semprot' Petinggi PKS Hidayat Nur Wahid
Berita Virus Corona di Saudi 2014

Surabaya – Pegiat medsos Yusuf Muhammad dalam akun fanpage Facebooknya membahas bagaimana kelompok Kadrun dan para pembenci China mempolitisasi Virus Corona yang saat ini sangat berbahaya.

Berikut ulasannya:

Virus korona lagi viral dan ramai diperbincangkan masyarakat Indonesia dan juga negara lain, tapi sayangnya sebagian kelompok justru mempolitisasi kasus virus korona secara membabi buta.

Saya sangat menyayangkan, adanya oknum politisi dari “partai sapi” Hidayat Nur Wahid yang justru sedang girang menyambut virus korona di Wuhan, China pada awal tahun 2020.

Baca Juga:

PKS Partai Ajaib Sedunia

Presiden Xi: China Hadapi Situasi Serius dengan Merebaknya Virus Corona

Loh, ada virus mematikan kok malah girang?

Ya, karena virus korona masif ada di China, bukan di Arab. Momen ini tentu menarik untuk bisa dijadikan bahan nyinyiran ke pemerintah. Coba perhatikan, bagaimana pembicaraan di media sosial seperti di Facebook, Twitter dan Instagram. Banyak akun oposisi yang menjadikan kasus virus korona untuk nyinyir.

Jika diamati, rata-rata akun oposisi yang membicarakan virus korona ini bukannya prihatin, tapi malah nyinyir dan mengaitkan dengan adzab Illahi. Coba lihat cuitan petinggi PKS Hidayat Nurwahid, yang mengaitkan munculnya virus korona di China karena adzab terkait Uyghur. Edyan tenan!

Sungguh sangat miris….

Persoalan virus korona yang seharusnya jadi masalah kemanusiaan, tapi justru jadi bahan nyinyiran oleh kelompok oposisi dan pembenci.

Padahal jika kita mau melihat ke belakang, virus korona ini pernah terjadi di Arab Saudi pada April 2014. Bahkan ada satu Warga Negara Indonesi (WNI) meninggal di sana, dan sudah dikonfirmasi oleh kementrian kesehatan WNI yang meninggal akibat terjangkit virus Corona.

Baca Juga:

Apakah Virus Corona Senjata Biologi Amerika?

BIADAB! Guru Kader PKS Ajak Tak Pajang Foto Presiden dan Wapres Tapi Cukup Pajang Foto Anies

Anehnya, kenapa saat itu tidak ramai dan para kelompok pembenci ini tidak ada yang mengkaitkan dengan adzab Illahi ?

Seperti yang sudah saya katakan diawal, karena kejadiannya di Arab. Mereka yang mengaitkan dengan adzab sebenarnya memandang persoalan ini bukan dari sisi kemanusian, melainkan karena kebencian.

Jadi, kita tidak perlu heran, jika ada oknum ASN seperti Abie Dicky alias Lili Khaerudin yang viral sebarkan hoax soal virus korona karena dikaitkan dengan adzab Illahi dan Uyghur.

Saya cuma ingin titip pesan, kalau Anda mengaku waras, tolong jangan diam ketika melihat semua kebodohan. Yuk, mari kita sikapi masalah virus korona dengan bijak karena ini bukan hanya masalah bagi China, akan tetapi juga bagi seluruh negara, termasuk Indonesia. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: