NewsTicker

Rouhani: AS Harus Bayar Mahal atas Pembunuhan Soleimani

Rouhani: AS Harus Bayar Mahal atas Pembunuhan Soleimani Pertemuan Presiden Rouhani dan Menlu Qatar di Teheran

Iran Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa Amerika Serikat bertanggung jawab atas segala konsekuensi dari tindakan terornya terhadap Letnan Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), menekankan bahwa Washington akan membayar harga yang mahal untuk langkah teroris tersebut.

Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani di Teheran pada hari Sabtu (04/01), Rouhani menekankan pentingnya mengadakan lebih banyak konsultasi antara Teheran dan Doha mengingat situasi yang sedang berlangsung di kawasan setelah pembunuhan Jenderal Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis, wakil kepala Unit Mobilisasi Populer (PMU) pro-pemerintah Irak, di bandara Baghdad pada dini hari Jumat.

“Sayangnya, Amerika telah mengambil jalan baru yang bisa sangat berbahaya bagi kawasan. Jadi, konsultasi dan koordinasi yang lebih erat di antara negara-negara sahabat diperlukan,” kata presiden Iran itu.

Baca: IRGC Pastikan Pembalasan Pedih atas Pembunuhan Soleimani akan Terjadi

Ia menekankan bahwa Republik Islam Iran tidak pernah memulai ketegangan yang telah menyebabkan ketidakamanan di kawasan, menyalahkan “tindakan tidak bijaksana” AS karena terus memicu ketegangan di kawasan selama beberapa tahun terakhir.

Ia menggambarkan Jenderal Soleimani sebagai tokoh internasional yang memerangi terorisme dan memainkan peran utama dalam mempromosikan keamanan di negara-negara kawasan, khususnya di Irak dan Suriah, dengan mengatakan, “Pada saat ini, kami berharap negara-negara tetangga dan sahabat untuk secara eksplisit mengutuk kejahatan AS ini. “

“Saya berharap bahwa kita semua akan mengecam terorisme negara secara serempak, dan bahwa negara-negara regional akan semakin memperkuat persatuan, koherensi, dan pemahaman mereka,” kata presiden Iran itu.

Baca: Kenapa AS Bunuh Jenderal Soleimani?

Ia menekankan bahwa tindakan teroris AS terhadap Jenderal Soleimani adalah penghinaan terhadap rakyat Irak dan pelanggaran kedaulatan nasional negara Arab.

Menunjuk pada kehadiran “AS yang sangat merusak” di kawasan, Rouhani menambahkan bahwa semua negara kawasan harus menyadari bahwa perdamaian tidak akan terjadi di kawasan selama ada kehadiran Amerika di sana.

Baik Jenderal Soleimani maupun Muhandis adalah tokoh populer dalam membantu memadamkan kebangkitan Daesh yang tidak menyenangkan yang pernah mencapai 30 km menuju Baghdad, dimana saat itu AS menarik pasukan dari Irak dan hanya menonton. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: