Headline News

Suriah: Iran Berhak Bela Diri Tanggapi Agresi AS

kemenlu suriah

Suriah – Suriah menegaskan bahwa Iran berhak untuk mempertahankan diri dalam menghadapi ancaman dan serangan AS, menunjukkan bahwa AS harus belajar untuk tidak lagi menggunakan pendekatan memperbudak pihak lain dan belajar melupakan upayanya untuk memaksakan hegemoni dan kehendak.

Sebuah sumber resmi di Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada SANA pada hari Rabu (08/01), “Republik Arab Suriah mengumumkan solidaritas penuhnya dengan saudara-saudara Iran dalam apa yang mereka hadapi, dan menegaskan bahwa Iran berhak untuk mempertahankan diri dalam menghadapi ancaman dan serangan AS.”

Baca: Penasehat Assad: Kunjungan Putin ke Suriah Bagian dari Respons Pembunuhan Soleimani

“Suriah pada saat yang sama menganggap bahwa rezim AS bertanggung jawab atas semua konsekuensi yang terjadi karena kebijakannya yang sembrono dan mentalitas arogan yang memerintahkan langkah-langkah mereka, dan menjadikan langkah-langkah itu seperti langkah sebuah geng (berandalan) dan bukan kebijakan negara,” ujar sumber itu menambahkan.

“Republik Arab Suriah menegaskan bahwa negara-negara bebas memiliki hak untuk menanggapi agresi terhadap mereka dengan cara yang mereka anggap cocok dan AS harus belajar bagaimana untuk tidak lagi melakukan pendekatan menaklukkan pihak lain dan memaksakan hegemoni serta kehendak AS pada mereka,” sumber itu melanjutkan.

Baca: Ayatollah Khamenei: Pembalasan Iran Terhadap AS Baru Berupa ‘Tamparan’

Damaskus juga menegaskan bahwa rezim AS adalah yang pertama dan terakhir yang bertanggung jawab untuk membangkitkan hasutan, prasangka dan turbulensi di kawasan. (ARN)

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: