Internasional

Turki Kerahkan Hampir 2000 Teroris dari Suriah ke Libya

Turki Kerahkan Hampir 2000 Teroris dari Suriah ke Libya

Ankara – Sekitar 2.000 anggota kelompok teroris Takfiri yang didukung Turki di Suriah dilaporkan telah tiba di Libya untuk berperang mendukung Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang berbasis di Tripoli.

Sumber-sumber informasi yang tak mau disebutkan namanya mengatakan kepada kantor berita resmi Suriah, SANA, Sabtu (18/01) bahwa lebih dari 1.700 proxy Turki, yang telah dituduh melakukan kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) ketika berperang atas nama Ankara di Suriah utara, baru-baru ini sudah sampai di negara Afrika Utara itu untuk membantu Perdana Menteri Libya Fayez al-Sarraj dalam menghadapi kampanye berbulan-bulan oleh saingannya, komandan militer pemberontak Khalifa Haftar.

Baca Juga:

sumber menambahkan bahwa pasukan Turki terus merekrut gerilyawan Takfiri di kota Afrin yang berpenduduk Kurdi dan daerah-daerah lain di Suriah utara untuk mengirim mereka ke Libya.

Surat kabar harian Inggris The Guardian melaporkan pada hari Rabu lalu bahwa sekitar 650 pejuang dari milisi dukungan Turki di Suriah sudah berada di Libya, dan 1.350 lainnya menyeberang ke Turki pada Januari untuk mendukung pemerintah Tripoli.

Laporan media mengatakan bahwa Turki telah mulai mengirim gerilyawan dari Suriah ke negara Afrika Utara itu setelah GNA Libya dan Ankara menandatangani perjanjian keamanan dan maritim pada akhir November tahun lalu yang membuka jalan bagi penempatan pasukan Turki.

Baca Juga:

Parlemen yang berbasis di timur Libya kemudian dengan suara bulat menentang kesepakatan itu. Kesepakatan itu memicu kemarahan negara-negara Mediterania, termasuk Yunani dan Siprus, yang berusaha mengeksploitasi sumber daya energi di daerah tersebut.

Pada hari Sabtu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak Uni Eropa untuk mendukung pengerahan pasukan negaranya ke Libya untuk mendukung GNA, jika blok yang beranggotakan 28 negara itu memang ingin mengakhiri konflik di negara Afrika Utara itu.

Ikuti Update berita klik Join Telegram ArrahmahNews

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: