Internasional

VIDEO: Putri Qassem Soleimani Minta Sekjen Hizbullah Balas Pembunuhan Ayahnya

IRAN – Putri Qassem Soleimani dalam wawancaranya dengan TV al-Manar meminta kepada Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah untuk membalaskan darah ayahnya yang ditumpahkan oleh Amerika.

Zainab putri jenderal Iran yang gugur syahid di Irak, menegaskan bahwa dunia harus tahu bahwa kematian ayahnya tidak akan melemahkan front perlawanan.

Amerika juga harus tahu bahwa darah Soleimani tidak akan sia-sia, semua kelompok-kelompok perlawanan di Timur Tengah akan membalaskan dendam ayahnya, karena ayahnya (Qassem Soleimani) adalah orang yang telah membalaskan darah orang-orang tertindas di Palestina, Suirah, Lebanon, Irak dan Yaman.

Baca: Hassan Nasrallah: Sepatu Soleimani Lebih Berharga dari Kepala Trump dan Pejabat AS

Dengan nada parau dan isak tangis yang ditahan, putri Soleimani mengajak bangsa tertindas untuk bangkit melawan dan membalaskan darah yang telah menuntut balas darah para martir. Bahkan ia menegaskan bahwa dirinya akan teguh berdiri di jalan ayahnya dan jalan para syuhada.

Dalam video itu, ia juga berkata ke Presiden Amerika, “Hai Trump si kotor, ketahuilah dengan membunuh ayahku kalian tidak dapat menghapus garis perlawanan. Kami semua semakin hidup dan akan terus berjuang untuk menunjukkan keteraniayaan Qassem Soleimani”.

Sekjen Hizbullah dalam tanggapannya pada Minggu malam, mengatakan bahwa dalam hal pembalasan, tidak ada nilai yang setara dengan Jenderal Soleimani dan Al-Muhandis.

“Ada orang-orang yang bertanya-tanya seperti apa tanggapan yang setara itu. Wahai Kepala staf AS? Menteri Pertahanan AS? Komandan USCENTCOM? Sepatu Soleimani lebih berharga daripada kepala Trump dan seluruh kepemimpinan AS,” ujar Nasrallah.

Senada dengan putri Qassem Soleimani, Nasrallah menegaskan bahwa “Jenderal Soleimani bukan hanya milik Iran, dia adalah milik seluruh Poros Perlawanan.” Dan menambahkan, “membunuh Jenderal Soleimani berarti menargetkan seluruh Poros Perlawanan.” (ARN)

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: