NewsTicker

Lavrov: Turki Tak Penuhi Beberapa Komitmen Utama dalam Perjanjian Sochi

Lavrov: Turki Tak Penuhi Beberapa Komitmen Utama dalam Perjanjian Sochi Sergei Lavrov, Menlu Rusia

Rusia – Ankara gagal memenuhi beberapa komitmen utama dalam kerangka perjanjian yang dicapai dengan Moskow pada normalisasi situasi di provinsi Idlib Suriah. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan hal ini selama pertemuannya dengan editor Rossiyskaya Gazeta.

“Sayangnya, pada tahap ini, pihak Turki gagal memenuhi beberapa komitmen utama yang seharusnya menyelesaikan masalah Idlib. Pertama, mereka gagal memisahkan oposisi bersenjata, yang bekerja sama dengan Turki dan siap untuk berdialog dengan pemerintah, dari para teroris untuk Front Nusra yang berubah menjadi ‘Hayat Tahrir al-Sham’,” catat Lavrov sebagaimana dikutip TASS.

“Aspek kedua terkait dengan risiko dan ancaman yang berasal dari zona eskalasi Idlib, melibatkan pemindahan ratusan militan, termasuk anggota Nusra dan anggota ‘Hayat Tahrir al-Sham, ke Libya, untuk ikut serta dalam eskalasi pertempuran di negara itu,” ungkap menteri Rusia itu.

Baca Juga:

Turki-Suriah Memanas, 6 Tentara Turki Tewas di Idlib oleh Tentara Suriah

Teroris Dukungan Turki Rebut Kembali Khan Tuman

“Saya ingin menggarisbawahi lagi, mengingat semua faktor yang telah saya sebutkan, Rusia tidak dapat menyelesaikan masalah ini sendirian, tetapi dapat memperjuangkan pemenuhan perjanjian tanpa syarat dan teliti tentang Idlib. Ini adalah apa yang kita bicarakan dengan mitra Turki kami”, ujar Lavrov menambahkan.

Menteri luar negeri Rusia itu menggarisbawahi bahwa teroris Idlib melanjutkan provokasi mereka.

“Secara harfiah dua hari yang lalu, ada upaya untuk menyerang pangkalan Hmeimim kami dengan drone. Itu digagalkan dengan pertahanan udara pangkalan. Juga  penembakan posisi Tentara Suriah dan benda-benda sipil di luar zona Idlib terjadi terus menerus,” katanya mengingatkan.

Menurut diplomat tinggi Rusia itu, satu alasan untuk situasi ini adalah bahwa tidak ada zona demiliterisasi yang dibuat di Idlib.

“Kami mengingatkan mitra Turki kami tentang itu juga. Kami akan terus berjuang untuk pemenuhan semua poin dari keputusan yang dibuat oleh Presiden Rusia dan Turki,” katanya.

Baca Juga:

Turki Kerahkan Hampir 2000 Teroris dari Suriah ke Libya

Turki Kirim Konvoi Militer Baru ke Idlib

“Kami menerima informasi tentang penyebaran pasukan Turki di zona Idlib, tentang bentrokan antara mereka dan pasukan Suriah. Militer kami memantau situasi ini. Menurut data kami, sudah diumumkan oleh Staf Umum, tentara Turki maju menuju benda-benda tertentu di dalam Idlib zona de-eskalasi tanpa memperingatkan kami, jadi kami tidak dapat memperingatkan Tentara Suriah”.

“Serangan dilakukan, pihak Turki mengancam pembalasan. Ini semua sangat menyedihkan. Kami menyerukan pemenuhan yang sungguh-sungguh dari perjanjian Sochi 2018 dan 2019 tentang Idlib”, kata diplomat top Rusia itu. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: