Amerika

Analis: Kesepakatan Abad Ini Trump Cetak Biru Aneksasi Tanah Palestina

Analis: Kesepakatan Abad Ini Trump Cetak Biru Aneksasi Tanah Palestina
Trump With Netanyahu

Amerika Serikat – Apa yang disebut “kesepakatan abad ini” oleh Presiden AS Donald Trump adalah cetak biru pencaplokan (aneksasi) tanah-tanah Palestina dan penindasan berkelanjutan terhadap rakyat Palestina. Myles Hoenig, seorang analis dan aktivis politik Amerika mengatakan hal ini dalam wawancaranya.

“Ketika mereka meluncurkan rencana ‘perdamaian’ mereka, itu dipahami sebagai cetak biru pencaplokan dan penindasan berkelanjutan terhadap rakyat Palestina,” kata Hoenig dalam wawancaranya dengan Press Tv, Senin (10/02).

Baca Juga:

“Tampaknya sangat tidak biasa bagi Trump untuk melakukan penghentian aneksasi Tepi Barat pada saat ini ketika di seluruh administrasi ini tidak ada dorongan yang menolak tindakan Israel dan hanya memberi dukungan. Ketika mereka meluncurkan rencana ‘perdamaian’ mereka, itu dipahami sebagai cetak biru pencaplokan dan penindasan berkelanjutan rakyat Palestina, “katanya.

“Jared Kushner memainkan peran kunci dalam mengembangkan rencana ini, jadi jika ini datang darinya maka itu akan tampak seperti tikaman di punggung. Pertanyaannya adalah apa yang ditunggu AS karena Israel sudah tahu apa rencana mereka. Trump tidak khawatir tentang serangan balasan karena sebelumnya ia juga telah melakukan langkah-langkah yang sangat provokatif yang meski mendapat banyak kecaman namun tidak ada yang menghentikan, yaitu memindahkan kedutaan Amerika,” kata Hoenig.

“Sekarang Presiden Trump telah berhasil lolos dari pemakzulan, ia pasti merasa berani untuk melakukan apa pun yang instingnya katakan padanya, terlepas dari hasil atau konsekuensinya. Apa pun yang perlu dilakukan untuk penyelesaian rencana, sangat tidak mungkin memiliki signifikansi besar, dan tentu saja tidak akan melibatkan Palestina ke dalam prosesnya, ”pungkasnya.

“Kesepakatan abad ini” adalah “rencana perdamaian” baru untuk Timur Tengah yang diprakarsai oleh menantu Trump yang pro-Israel dan penasehat Gedung Putih Jared Kushner.

Baca Juga:

Sebelumnya, AS pada hari Minggu memperingatkan Israel tentang aneksasi “sepihak” Tepi Barat Palestina, memperingatkan bahwa itu “membahayakan” rencana Trump.

Duta Besar AS untuk Israel David Friedman memposting di Twitter yang menyeru Tel Aviv untuk menunggu “penyelesaian proses pemetaan” terlebih dahulu.

Pada hari Jumat, lebih dari seratus anggota Demokrat dari Dewan Perwakilan Rakyat AS telah menyatakan ketidaksetujuan yang kuat terhadap rencana Trump tersebut.

Mereka menyalahkan tim di balik rencana itu karena tidak berkonsultasi dengan Palestina, dengan mengatakan itu akan “melukai orang Israel dan Palestina, mendorong mereka ke arah konflik lebih lanjut.” (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.758 pelanggan lain

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: