NewsTicker

Akui Tak Mungkin Menang di Yaman, Sudan akan Tarik Semua Pasukan dari Koalisi Saudi

Akui Tak Mungkin Menang di Yaman, Sudan akan Tarik Semua Pasukan dari Koalisi Saudi Pasukan Sudan di Yaman

Sudan – Sudan mempertimbangkan kembali partisipasinya dalam konflik bersenjata di Yaman dan secara bertahap mengurangi pasukannya disana. Menteri Informasi Sudan, Faisal Mohamed Salih, mengatakan hal ini pada Minggu (09/02).

“Saat ini, ada revisi seluruh perang di Yaman, bahkan di antara negara-negara utama koalisi sendiri, dan ada pendapat bahwa tindakan militer ini tidak akan menyelesaikan masalah, dan kemungkinan akan memperburuk masalah itu sendiri,” kata Salih pada hari Minggu di KTT Uni Afrika di Addis Ababa sebagaimana dikutip Sputnik.

Baca Juga:

Menurut Menteri Sudan tersebut, tidak mudah bagi Khartoum untuk tiba-tiba memutuskan menarik pasukannya, sehingga secara bertahap akan mengurangi jumlah pasukannya per setiap perjanjian dengan koalisi.

“Kami berpikir bahwa upaya saat ini akan segera mengarah pada penurunan kegiatan pertempuran, yang akan digantikan oleh negosiasi”, katanya.

Sebelumnya pada bulan Desember, Perdana Menteri Sudan Abdalla Hamdok mengumumkan bahwa negaranya telah mengurangi jumlah tentaranya yang berpartisipasi dalam konflik dari 15.000 menjadi 5.000.

Tentara Sudan selama ini telah berperang di pihak koalisi Saudi dalam agresi mereka ke Yaman sejak Maret 2015. Agresi yang semula digadang-gadang hanya akan berlangsung selama beberapa minggu itu ternyata tak kunjung meraih kemenangan hingga tahun kelimanya. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: