NewsTicker

AS Halangi Pembicaraan Saudi-Iran

AS Halangi Pembicaraan Saudi-Iran Bendera Iran dan Saudi

Pasris  Arab Saudi menyatakan kecenderungan untuk mengadakan pembicaraan dengan Iran setelah serangan militer Yaman terhadap instalasi minyak Aramco pada September 2019.

Surat kabar al-Bana melaporkan pada hari Rabu bahwa sumber-sumber Perancis mengutip para pejabat Saudi, mengatakan bahwa mereka bersiap untuk negosiasi dengan Teheran pada tahun lalu tetapi campur tangan Washington menghalangi pertemuan tersebut.

“Amerika mengatakan kepada Saudi bahwa situasi akan membaik setelah demonstrasi di Irak, Lebanon dan Iran, serta menyakinkan bahwa pemerintah Iran dalam kondisi sulit, oleh karena itu, tidak perlu melakukan pembicaraan dengan Teheran,” kata sumber tersebut.

Baca Juga: 

“Arab Saudi percaya bahwa mencapai kesepakatan komprehensif melalui pembicaraan antara Riyadh dan Teheran adalah mungkin; perjanjian yang akan mencakup banyak masalah regional seperti Yaman dan Lebanon,” kata mereka mengutip para pejabat Saudi.

Iran dalam berbagai kesempatan menyuarakan kesiapan untuk mengadakan pembicaraan dengan Arab Saudi dalam upaya untuk menghapus kesalahpahaman.

“Republik Islam telah mengumumkan bahwa mereka selalu siap, dengan atau tanpa mediator, untuk mengadakan pembicaraan dengan tetangganya, termasuk Arab Saudi, sehingga jika ada kesalahpahaman, itu bisa dihapus,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Seyed Abbas Mousavi pada akhir Oktober.

Juru bicara kementerian luar negeri Iran mengatakan bahwa negara-negara regional harus mencegah peristiwa yang akan memungkinkan “pihak ketiga dan negara-negara trans-regional untuk mengeksploitasi situasi ini.”

Iran selalu memuji upaya berbagai negara yang berupaya membangun keamanan di kawasan dengan niat baik, ia menekankan. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: