Amerika

Bashar Al-Jaafari: Beberapa Negara Jadikan PBB Alat Tekan Untuk Negara Lain

Dubes Suriah untuk PBB, Bashar Al-Jaafari

Suriah – Perwakilan Tetap Suriah untuk PBB Bashar al-Jaafari menegaskan penolakan Suriah atas upaya beberapa negara untuk mengeksploitasi mekanisme hukum PBB dengan menjadikannya alat untuk memberi tekanan politik terhadap negara-negara tertentu.

Al-Jaafari menyampaikan pernyataan ini dalam debat terbuka Dewan Keamanan yang diadakan pada hari Kamis tentang peran transisi proses keadilan dalam mempertahankan perdamaian.

Baca Juga:

Ia menggarisbawahi penolakan Suriah terhadap campur tangan negatif beberapa negara di jalur proses politik di dalam negeri Suriah, seperti memaksakan pengepungan ekonomi terhadap rakyatnya, dan menghambat proses rekonstruksi di negara itu.

“Suriah menegaskan bahwa keadilan telah dan akan tetap menjadi landasan yang diakui oleh para pendiri Perserikatan Bangsa-Bangsa tujuh puluh lima tahun yang lalu dalam upaya menciptakan  kesejahteraan, keselamatan dan kedamaian masyarakat dunia tanpa diskriminasi atau selektivitas.” kata al Jaafari sebagaimana dikutip SANA, Jum’at (14/02).

Al-Jaafari mengindikasikan bahwa Resolusi Dewan Keamanan no.2282 untuk tahun 2016 menekankan tanggung jawab utama pemerintah dan otoritas nasional dalam menetapkan prioritas, strategi dan kegiatan yang dilaksanakan untuk mempertahankan perdamaian (di dalam negeri).

Namun ada beberapa pemerintahan dengan pengaruh politik, ekonomi, dan militer, yang melakukan kecenderungan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yaitu secara salah menafsirkan ketentuan-ketentuan, aturan kerja dan prosedur Piagam PBB dan melanggarnya dalam upaya untuk memaksakan pandangan sepihak tentang kerangka kerja PBB, dengan tujuan mengarahkannya ke jalur yang melayani kemampuan pemerintah-pemerintah ini untuk ikut campur dalam urusan negara lain.

Mengenai pembicaraan yang menyesatkan dari beberapa negara anggota PBB tentang apa yang disebut sebagai mekanisme imparsial internasional dan independen di Suriah (IIIM), al-Jaafari mengatakan bahwa Suriah menegaskan kembali dengan bukti-bukti hukum bahwa mekanisme ini telah dan akan tetap merupakan pelanggaran mencolok Piagam PBB, karena Majelis Umum PBB melampaui mandatnya dan melanggar Pasal no. 12 Piagam itu yang  menargetkan mandat Dewan Keamanan PBB dan mengadopsi resolusi tentang pengaturan (IIIM).

Baca Juga:

Al-Jaafari melanjutkan dengan mengatakan bahwa Suriah belum meminta bantuan teknis dari PBB untuk membentuk mekanisme seperti itu, karena memiliki lembaga dan badan hukum serta peradilan nasional yang telah lama berdiri dan memiliki kapasitas nyata serta kemauan untuk mencapai keadilan, dan akuntabilitas dari campur tangan terang-terangan ini.

Ia memperbarui seruan Suriah untuk mengadakan sesi DK PBB guna menemukan solusi mengenai cara-cara untuk meminta pemerintah negara tertentu bertanggung jawab secara langsung atau tidak langsung atas aliran ribuan teroris asing dari lebih dari seratus negara ke Suriah, termasuk Uni Eropa, menambahkan bahwa pemerintah-pemerintah ini harus memikul tanggung jawab mereka dalam mengembalikan teroris mereka yang telah menyebabkan kematian dan kehancuran di Suriah. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: