Berita Jatim

Indahnya Toleransi di Magetan, Warga Muslim Hadiri 40 Hari Wafatnya Seorang Katolik

Indahnya Toleransi di Magetan, Warga Muslim Hadiri 40 Hari Wafatnya Seorang Katolik
Indahnya Toleransi di Magetan

Jakarta – Akun Facebook Muhammad Zazuli menceritakan tentang indahnya toleransi di Magetan, saat warga muslim menghadiri 40 hari wafatnya seorang penganut Katolik, inilah jiwa Indonesia sesungguhnya.

Menurut Zazuli ini adalah suasana selamatan 40 hari wafatnya seorang Katolik (lihat salib di dinding rumah) yang dihadiri oleh warga muslim di Magetan, Jawa Timur.

Orang Katolik tersebut dikenal sangat baik, dermawan dan suka menolong tanpa memandang apapun agama orang yang ditolong. Beliau berusaha menjadi “terang dan garam dunia” dan meneladani junjungannya Sang Guru Jagad Ascended Master Yehoshua Hamashiach.

Baca Juga:

Dan warga yang turut mendoakan beliau adalah para muslim NU yang alhamdulillah masih mayoritas di negeri ini. Mereka bukan Wahabi Takfiri radikal brengsek yang hobi mengkafirkan dan mengharamkan apapun di luar kelompoknya.

Inilah wajah Indonesia yang sebenarnya dan seharusnya, rukun damai, tata tentrem karta raharja, memayu hayuning bawana, rahmatan lil alamin. Jangan mau bumi Nusantara yang indah damai ini dirusak oleh segelintir orang yang ingin mengubahnya menjadi padang gurun tandus gersang nan hobi perang.

Selama NU garis waras (karena ada wahabi yang menyusup dan mengaku sebagai NU garis lurus juga untuk menandingi pengikut Gus Dur yang beraliran NU garis lucu hehe…) masih dominan di negeri ini maka bangsa ini akan baik-baik saja. Adem ayem, rukun, harmonis dan damai.

Baca Juga:

Namun sejak Negara Api menyerang, populasi kaum wahabi di negeri ini makin jadi banyak saja, bahkan berhasil bikin partai segala. Padahal dimanapun Wahabi berkembang biak maka negara tersebut akan mundur dan hancur lebur karena perang saudara (yang dikompori oleh mereka).

Jadi mari kita berdoa semoga makin banyak orang yang waras di negeri ini. Semoga NU makin jaya lagi dan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45 ( disingkat : PBNU ) akan tetap lestari dan abadi. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: