NewsTicker

Jihad Islam Palestina: Brigade Al-Quds dalam Perang Skala Penuh Lawan Israel

Palestina – Seorang juru bicara untuk gerakan Jihad Islam Palestina mengatakan bahwa Brigade al-Quds, sayap bersenjata dari gerakan itu, masih berjuang dalam perang penuh melawan penjajah Israel.

Dalam sebuah wawancara dengan Tasnim pada Selasa (25/02), Musab al-Breim, mengatakan bahwa Jihad Islam Palestina dan Brigade al-Quds telah menjadi ujung tombak perlawanan terhadap kejahatan Israel dan masih berperang dengan penjajah itu.

“Pertempuran ini akan berakhir hanya setelah pembebasan tanah dan kesucian kita,” tambahnya.

Breim juga mengatakan bahwa musuh Israel terus mengalami mimpi buruk di bidang politik, militer dan keamanan. “Mimpi buruk ini disebut perlawanan Palestina. Kami akan tetap sebagai mimpi buruk yang mengerikan sampai pendudukan (Israel) ini berakhir di tanah Palestina atas karunia Tuhan.”

Baca: Perang Sengit Israel Vs Jihad Islam Palestina di Gaza

Juru bicara itu juga menggambarkan respons terhadap tindakan agresi dan pendudukan Israel sebagai hak “sah” kelompok perlawanan.

“Kami menekankan bahwa segala tindakan yang sejalan dengan perlawanan di mana saja, kapan saja, dalam kondisi apa pun dan dengan kecenderungan politik apa pun adalah tindakan yang sah, dan bangsa Palestina serta kelompok perlawanan tidak dapat meninggalkannya, karena pendudukan masih ada dan terorisme mereka (Israel) terhadap bangsa Palestina masih terus berlanjut, ”tambahnya.

Menanggapi pemboman Israel baru-baru ini terhadap Damaskus yang menewaskan dua anggota gerakan Jihad Islam Palestina, Breim menggarisbawahi bahwa bangsa Palestina dan perlawanan tidak akan memiliki toleransi untuk tindakan agresi semacam itu.

Baca: Hizbullah Kutuk Agresi Israel di Damaskus dan Gaza

Enam orang tewas dalam serangan udara Israel di Damaskus pada Minggu malam, dimana rezim Zionis mengkonfirmasi telah menyerang ibukota Suriah serta di Jalur Gaza.

Sebuah pernyataan dari Jihad Islam pada hari Senin mengatakan dua dari anggotanya tewas selama “pemboman Zionis di Damaskus”.

“Agresi pengecut di Damaskus ini merupakan cerminan dari kegagalan musuh untuk menghadapi pejuang kami di dalam wilayah pendudukan Palestina,” kata gerakan Palestina itu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: