NewsTicker

Jimmy Carter: Kesepakatan Abad Ini Trump Langgar Hukum Internasional

Amerika Serikat – Mantan presiden AS Jimmy Carter mengatakan bahwa prakarsa seenaknya Presiden Donald Trump saat ini untuk penyelesaian konflik Palestina-Israel itu tidak melayani “perdamaian” apapun, dan melanggar hukum internasional.

Carter membuat pernyataan ini dalam pernyataan ini pada Hari Kamis yang dilakukan oleh CNN.

“Rencana AS yang baru, memutuskan prospek untuk perdamaian yang adil antara Israel dan Palestina. Jika diimplementasikan, rencana itu akan menghancurkan satu-satunya solusi untuk konflik yang telah berlangsung lama ini, solusi dua negara,” katanya.

Baca: Demo Akbar di Seluruh Yaman, Bela Palestina dan Tolak Kesepakatan Abad Ini Trump

Trump telah mengumumkan skema tersebut, yang disebutnya sebagai “kesepakatan abad ini” bertahun-tahun yang lalu, tetapi masih merahasiakan detailnya.

Ia mengungkap garis besar isi kesepakatan itu pada hari Selasa lalu, dengan mengatakan bahwa pihaknya menganggap wilayah pendudukan Yerusalem al-Quds sebagai “ibukota” Israel, meskipun bangsa Palestina menginginkan bagian timur kota itu sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

Carter mengingatkan bahwa rencana itu melanggar seruan berulang PBB untuk “solusi dua negara” berdasarkan perbatasan 1967. Tel Aviv menduduki wilayah Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza tahun itu.

Baca: Palestina: Kesepakatan Abad Ini Trump Adalah Proposal Apartheid Zionis Israel

Skema Trump tidak hanya mengamanatkan Israel untuk menarik diri dari Tepi Barat, tetapi juga mengatakan rezim itu akan mencaplok wilayah yang telah dibangun pemukiman ilegal di wilayah pendudukan sebagaimana disebutkan dalam skema AS itu.

Carter juga meminta negara-negara anggota PBB “untuk mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB dan menolak setiap penerapan proposal Israel secara sepihak dengan merebut lebih banyak tanah Palestina.”

“Proposal AS juga “melanggar hukum internasional” yang membahas masalah penentuan nasib sendiri oleh bangsa Palestina, akuisisi tanah asing dengan paksa, aneksasi wilayah yang diduduki, dan juga menyangkal hak-hak yang sama bangsa Palestina,” tambahnya.

Baca: Kesepakatan Abad Ini, Hamas: Palestina Tak Akan Lupakan Para Pengkhianat

Palestina, yang telah menolak rencana itu, mengulangi penentangan mereka segera setelah pengumuman Trump. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: