NewsTicker

Kisah-kisah Tak Masuk Akal Para Pembela Teroris

Teroris Al-Qaeda

Suriah – Kisah-kisah tak masuk akal para pembela teroris. Pada 26 Februari, seorang pengguna Twitter dengan akun The ‘Nimr’Tiger, menerbitkan sebuah video yang menunjukkan Ahmad Al-Qa’qaa, seorang anggota teroris Al-Qaeda, di Idlib, Suriah memberikan pidato kepada anak-anak dan berusaha merekrut mereka untuk “berjihad”.

Tidak lama setelah menerbitkan videonya, ia dihubungi oleh seorang pendukung Turki, yang “memohon” kepadanya untuk menghapus video tersebut.

Baca Juga:

Menggelikan karena pendukung Turki itu beralasan bahwa apa yang dikhotbahkan Al-Qa’qaa kepada anak-anak tentang jihad itu hanyalah lelucon, dan anak-anak di belakangnya itu hanya sedang memainkan permainan yang menyenangkan, mengenakan pakaian kamuflase dan mendengarkan dengan cermat.

Baca Juga:

Klaim konyol ini sejalan dengan klaim konyol lain yang disampaikan Ömer Özkizilcik, pakar di Departemen Keamanan di SETA Foundation, sebuah think-tank yang berbasis di Ankara, Turki.

Ia mengatakan bahwa Turki tidak memasok senjata dan peralatan apapun kepada militan, hanya untuk oposisi moderat. Tetapi teroris Hayat Tahrir al-Sham hanya iseng-iseng “melompat” ke kendaraan lapis baja Turki dan mengambil senjata disana, setelah konon katanya kendaraan itu “nganggur” ketika Tentara Arab Suriah menyerang.

Baca Juga:

“Tidak ada yang bisa dilakukan selain hanya membiarkan teroris mengangkat senjata dan bertarung. Bagaimanapun juga sudah dipastikan bahwa setelah kekalahan melawan “rezim Suriah” semua militan akan menyerahkan senjata mereka, dan berpotensi mati karena mereka telah melaksanakan satu tujuan sejati mereka: mengalahkan Presiden Suriah Bashar Assad”, Özkizilcik lebih lanjut membela Turki.

Namun begitu Özkizilcik mengakui bahwa setiap hari Turki melakukan pengiriman tanpa pernah terlewat sejak dimulainya pengerahan senjata, peralatan, dan pasukan ke Idlib. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: