Internasional

Komandan IRGC: Iran Kuasai Penuh Semua Kode Drone Canggih MQ4 Amerika

Komandan IRGC: Iran Kuasai Penuh Semua Kode Drone Canggih MQ4 Amerika
Brigjend Amir Ali Hajizadeh

Tehran  Komandan Dirgantara Garda Revolusi Iran, Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh memperingatkan AS untuk tidak menggunakan drone MQ4 Triton dalam melawan Iran karena IRGC menguasai penuh kode dan frekuensi pesawat jenis drone tersebut.

“Amerika harus menarik garis merah untuk tidak menggunakan drone ini dalam melawan Iran karena kita sangat akrab dengan semua kode dan frekuensinya. Kita dapat menonaktifkannya bukan dari jarak 100 km, tetapi dari ribuan kilometer, jauh dari Teheran,” Jenderal Hajizadeh mengatakan pada Kamis malam di sela-sela pembukaan pameran puing-puing MQ4 Triton yang ditembak jatuh oleh IRGC pada Juni 2019”, seperti dilansir FNA.

Baca Juga:

“Kami memiliki koleksi drone terbesar di dunia. Kami tidak memiliki Triton sebelumnya. Dan kami pasti akan menargetkan drone lain yang akan melanggar wilayah Iran,” tambah komandan Angkatan Udara IRGC.

Dia menegaskan bahwa drone MQ4 sangat berharga, dan mengatakan “Setiap perangkat yang Anda lihat disini adalah harta karun bagi kami karena ini memberikan informasi yang berharga dan kami akan menggunakan informasi ini”.

Pada 20 Juni 2019, sistem pertahanan udara Iran mencegat pesawat mata-mata AS yang mengganggu di perairan Iran.

IRGC menembak jatuh drone MQ4-C Triton milik Angkatan Laut AS yang telah memasuki wilayah udara Iran di Teluk Oman untuk mengumpulkan intelijen pada 20 Juni.

Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh  memperingatkan AS “Jika agresi seperti itu diulang, kami akan menambahkan produk AS (militer) lainnya untuk melengkapi koleksi ini”.

Baca Juga:

“Tindakan AS itu melanggar hukum internasional dan kami bertindak sesuai dengan tanggung jawab resmi kami,” kata Jenderal Hajizadeh, seraya menambahkan, “Ada kemungkinan bahwa seorang jenderal AS atau beberapa operator berada di belakang agresi Amerika ini, kami tidak tahu itu. Tapi tindakan itu (mengganggu wilayah udara Iran) adalah pelanggaran aturan penerbangan internasional oleh pesawat mata-mata yang kemudian menerima respons alami kita”.

Sementara itu, Komandan IRGC Mayor Jenderal Hossein Salami menekankan bahwa “Perbatasan adalah garis merah kami dan musuh yang melanggarnya tidak akan kembali ke rumah dan akan dimusnahkan. Satu-satunya cara bagi musuh adalah menghormati integritas wilayah Iran dan kepentingan nasional,” kata jenderal utama itu. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: