NewsTicker

Kurang Ajar, Alfian Tanjung Sebut Polisi dan Pemerintah Komunis

Kurang Ajar, Alfian Tanjung Sebut Polisi dan Pemerintah Komunis Alfian Tanjung

Jakarta – Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98) Willy Prakarsa mendesak Polri untuk menangkap dan menahan Alfian Tanjung yang dinilai melakukan fitnah tidak mendasar. Seperti dalam potongan video yang pernah di tayangkan secara Live oleh akun Youtube Hijrah TV pada tanggal 7 Februari 2020 dengan Judul : “Tabligh Akbar Ust Alfian Tanjung” dengan pokok materi salah satunya tentang Bahaya Pergerakan PKI.

Baca Juga:

Salah satu cuplikan dalam ceramahanya adalah:

Rezim hari ini rezim komunis.

Ketika terjadi polisisasi maka negara itu sedang menuju sebuah negara komunis.

 

Ini sebuah upaya penggiringan publik bahwa negara ini sedang dikuasai oleh Komunis, bahkan yang berbahaya adalah Alfian Tanjung menuduh kepolisian dengan sangat jelas sekali bahwa polisisasi maka negara menuju sebuah negara Komunis.

Para kader-kader HTI ini tidak pernah menyerang pemerintah dan membuat keributan di negeri ini, dan mereka seakan-akan kebal hukum karena mereka merasa mempunyai banyak pengikutnya, alangkah baiknya untuk menjaga kewibawaan pemerintah dan kepolisian untuk menangkap provokator ini.

Hal ini mendapat tanggapan dari “JARI 98 mendesak Polri tangkap dan menahan Alfian Tanjung. Itu jelas fitnah dan menyesatkan. Apalagi ceramahnya tendensi menuding Presiden PKI,” tegas Willy Prakarsa.

Untuk diketahui, lokasi kegiatan Tabligh tersebut adalah di Masjid Jami’ Tigobaleh Jl. Tigobaleh, Pakan Labuh, Kec. Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Baca Juga:

Dan video lengkap live tabligh Tabligh Akbar Ust Alfian Tanjung di Masjid Jami’ Tigobaleh tersebut berdurasi 1 jam 28 menit 28 detik.

Dikatakan Willy, sosok Alfian Tanjung tak pantas dijadikan panutan umat muslim dan merusak moralitas dan merongrong persatuan dan kesatuan. Oleh karenanya, pihaknya akan mempersiapkan aksi turun kejalan mendesak agar Polri bergerak untuk menyeret Alfian Tanjung ke penjara lagi.

“Demi menjaga persatuan, maka JARI 98 siap melaporkan Alfian Tanjung ke Polisi dalam waktu dekat,” sebutnya.

Willy menyayangkan perilaku Alfian Tanjung yang tidak ada kapoknya berurusan dengan aparat Kepolisian. Pihaknya sudah mengamati ceramah Alfian Tanjung belakangan ini, berawal saat di Masjid Al Azhar jelang tahun baru juga sama memainkan ceramah kontroversial dan provokatif.

“Sebaiknya Alfian Tanjung sadar dan insyaf. Jangan keliling Masjid ke Masjid tapi memainkan pernyataan provokatif dan berbau fitnah. Ingat fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan,” pungkasnya. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: