NewsTicker

Militer Suriah Beri Kesempatan Terakhir kepada Teroris untuk Menyerah

SURIAH – Staf umum militer Suriah mengumumkan bahwa pemerintah memberikan satu kesempatan terakhir kepada militan yang beroperasi di provinsi Idlib untuk meletakkan senjata, kantor berita Ikhbariya melaporkan pada Selasa mengutip sumber militer, dan menambahkan bahwa Tentara Suriah siap untuk mengusir tentara Turki yang melakukan agresi di provinsi tersebut.

“Angkatan bersenjata kami berusaha memberikan kesempatan terakhir kepada militan dan menyelamatkan nyawa warga sipil yang terkepung. Unit-unit militer yang beroperasi di wilayah tersebut telah diperintahkan untuk mengizinkan mereka yang memutuskan tidak bergantung pada dukungan pasukan Turki, untuk menyerahkan senjata mereka,” kata sumber itu.

Sumber itu menambahkan bahwa Tentara Suriah melanjutkan operasi militernya terhadap para militan, yang telah memerangi warga sipil dan menggunakannya sebagai “perisai” manusia di Saraqib dan Tell Touqan, Idlib.

Baca: 

Pada 3 Februari, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan bahwa enam prajurit Turki tewas diserang oleh Tentara Suriah di Idlib.

Kehadiran militer Turki di Suriah tidak pernah disetujui baik oleh Damaskus maupun Dewan Keamanan PBB. Turki mengatakan pasukannya dikerahkan di wilayah itu untuk mencegah konflik di Idlib.

Pertempuran telah meningkat di Idlib baru-baru ini, karena pemerintah Suriah meluncurkan operasi militer untuk merebut kembali kendali atas daerah tersebut, yang tetap menjadi basis teroris di negara itu.

Idlib adalah rumah bagi berbagai faksi militan, dan sebagian besar dikontrol oleh Hayat Tahrir al-Sham (sebelumnya dikenal Jabhat Al-Nusra), cabang al-Qaeda di Suriah. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: