NewsTicker

Muhammad Zazuli: Radikalisme dan Intoleransi, Rapot Merah Jokowi

Muhammad Zazuli: Radikalisme dan Intoleransi, Rapot Merah Jokowi Waspada Radikalisme dan Intoleran

Jakarta – Semakin maraknya dunia maya ceramah ustadz-ustadz yang berpaham radikal dan khilafah yang semakin hari semakin meresahkan, bahkan semakin memperburuk wibawa pemeintah dihadapan rakyatnya, karena seakan-akan mereka tidak takut dan bahkan menantang terang-terangan, antara lain Alfian Tanjung.

Dan yang paling baru adalah masalah intoleransi di Karimun soal pembangunan gereja, itu semua tak lepas dari gamangnya pemerintah menghadapi kelompok intoleran dan radikal saat ini.

Baca Juga:

Salah satu pegiat medsos Muhammad Zazuli dalam akun facebooknya menulis sebuah kritikan tajam, bahwa Radikalisme dan Intoleransi belum digarap dengan baik oleh pemerintah, dan ini adalah rapot merah Jokowi.

Zazuli mengatakan bahwa fokus Jokowi adalah pada pembangunan infrastruktur dan SDM yang mampu bersaing secara kompetitif di era globalisasi. Maklum basic dia adalah pedagang dan pengusaha.

Untuk urusan ideologi bangsa dan pluralisme memang rapot Jokowi masih merah dan belum banyak berbuat. Semua diserahkan ke BPIP dan BNPT saja.

Baca Juga:

Menteri Pendidikan yang dipilih adalah yang berkompeten mengantisipasi era digital. Bukan yang memahami pentingnya pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.

Untuk hal ini mungkin Jokowi agak menyepelekan dan memandang remeh. Tidak sadar dengan efek bola salju yang kelak akan menggelinding makin besar sehingga Indonesia bubar.

Pada saat itu sehebat apapun infrastruktur yang dibangun tidak akan ada artinya lagi. Semua hancur lebur karena perang saudara. Persis seperti yang terjadi di Suriah. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: