NewsTicker

Parlemen Mesir Pertimbangkan RUU yang Beri Hak Presiden Pilih Mufti Agung

Mufti Al-Azhar, Mesir

Mesir – Menurut media Turki yang dikutip MEMO pada Senin (24/02), Parlemen Mesir saat ini tengah mempertimbangkan RUU yang bertujuan untuk memberikan presiden negara itu hak menunjuk Grand Mufti.

Ketua komite urusan agama dan wakaf parlemen, Osama Al-Abd, bersama dengan 60 anggota parlemen lainnya baru-baru ini mengajukan rancangan undang-undang tentang “Pusat Fatwa Dunia Al-Azhar” negara itu, yang bertujuan untuk “memberikan Presiden Republik Mesir untuk memilih Mufti Besar negara di antara tiga yang dinominasikan oleh ulama senior Al-Azhar dua bulan ke depan.” Mufti Besar Mesir biasanya dipilih secara internal dalam pemungutan suara selama pertemuan oleh Dewan Ulama  Senior Al-Azhar.

Baca Juga:

“Rumah Fatwa adalah entitas agama, dengan kepribadian hukum, berafiliasi dengan Kementerian Kehakiman, dan diwakili dalam kebajikan Mufti Besar, dan didasarkan pada Syariah Islam. Pusat tersebut harus memiliki sekretaris jenderal berpangkat tinggi yang ditunjuk oleh Mufti saat ini,”bunyi RUU tersebut, menurut media setempat.

“Posisi mufti dapat diganti setelah mencapai usia legal untuk pensiun,” bunyi rancangan undang-undang itu lebih lanjut, mencatat bahwa mufti diperlakukan “sebagai menteri” dibawah Presiden. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: