NewsTicker

Saudi Tangkap Mantan Dirjen TV Negara Hingga Saat Ini Raib

Dawood al-Shiryan

Arab Saudi – Pemerintah Saudi dilaporkan telah menangkap mantan direktur jenderal Saudi Broadcasting Authority (SBA) milik negara ditengah tindakan keras yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman terhadap aktivis HAM dan pengkritik intelektual di kerajaan konservatif tersebut.

Situs berita online berbahasa Arab al-Khaleej, mengutip sebuah posting yang diterbitkan oleh kelompok HAM Prisoners of Conscience, sebuah organisasi non-pemerintah independen yang mengadvokasi hak asasi manusia (HAM) di Arab Saudi, melaporkan pada hari Senin (24/02) bahwa para pejabat Saudi telah menahan Dawood al-Shiryan.

Baca Juga:

Shiryan diketahui menghilang sejak awal bulan ini. Menurut Prisoners of Conscience, jurnalis Saudi yang terkenal itu dipecat dari posisinya sebagai kepala SBA pada September lalu.

Pada bulan Maret 2019, saluran SBC Saudi mengumumkan penangguhan program “With Dawood” yang dibawakan oleh Shiryan sendiri hanya setelah enam episode ditayangkan.

Program tersebut membahas masalah-masalah sosial, terutama perempuan yang melarikan diri, permukiman kumuh dan sebuah episode tentang perempuan asing yang menikah dengan orang Saudi, dan sebaliknya. Beberapa kritikus pro-Saudi berpendapat bahwa Shiryan telah secara terbuka mengekspos penyakit masyarakat.

Baca Juga:

Kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) yang memantau kerajaan itu mengatakan upaya lama Arab Saudi untuk memberangus perbedaan pendapat dan para intelektual meningkat baru-baru ini.

Sejak Mohammed bin Salman menjadi pemimpin de facto Arab Saudi pada tahun 2017, pemerintah telah menangkap lusinan aktivis, blogger, intelektual, dan lainnya yang dianggap sebagai lawan politik, menunjukkan hampir nol toleransi terhadap perbedaan pendapat bahkan meski tindakan-tindakan keras  itu mendapat kecaman internasional yang luas.

Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah Riyadh juga telah mendefinisikan kembali undang-undang anti-terorisme untuk menargetkan para aktifis. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: