Internasional

Sekjen Hizbullah: Pembunuhan Soleimani Amerika Langgar Semua Garis Merah

Sekjen Hizbullah: Pembunuhan Soleimani Amerika Langgar Semua Garis Merah
Sekjen Hizbullah Lebanon

Lebanon – Sekretaris jenderal gerakan perlawanan Lebanon Hizbullah mengatakan bahwa Washington telah “melewati garis merah” dengan pembunuhan terhadap Letnan Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) dan teman-temannya di Irak bulan lalu, menekankan bahwa insiden itu mengubah semua persamaan regional.

“Amerika harus tahu bahwa mereka telah melewati semua garis merah dan mengubah keseimbangan regional dengan membunuh Letnan Jenderal Soleimani. Hal ini membangkitkan poros perlawanan dan negara-negara kawasan melawan Amerika Serikat,” ujar Sayyed Hassan Nasrallah dalam siaran wawancara televisi yang disiarkan dari ibu kota Lebanon, Beirut, Kamis malam (13/02).

Baca Juga:

Nasrallah menambahkan bahwa pembunuhan komandan penting Iran itu telah membantu seluruh umat Islam untuk mengetahui musuh terburuk mereka, si Setan Besar (sebuah julukan untuk Amerika Serikat).

Ia kemudian memuji Iran karena menembakkan peluru kendali balistik ke pangkalan militer AS di Irak sebagai pembalasan pembunuhan Letnan Jenderal Soleimani 3 Januari dalam sebuah serangan udara di dekat Bandara Internasional Baghdad.

Kepala Hizbullah itu lebih lanjut mencatat bahwa front perlawanan telah mencetak prestasi yang mengesankan setelah kesyahidan komandan top Iran tersebut.

Baca Juga:

“Pengaruh Letjend Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis, komandan kedua dari Unit Mobilisasi Populer Irak (PMU), sekarang  justru lebih terasa dari sebelumnya di antara kita,” kata Nasrallah.

Ia menyoroti bahwa kehadirannya di lapangan memberinya gambaran yang jelas tentang perkembangan yang terjadi, menekankan bahwa poros perlawanan dapat meningkatkan kemampuan pertahanannya berkat upaya keras yang dilakukan oleh komandan militer Iran tersebut. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Iklan
Comments
To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });
%d blogger menyukai ini: