NewsTicker

Wanita Renang di Kolam Bareng Laki-laki bisa Hamil, Muhammad Zazuli Semprot KPAI “Kadrun”

Wanita Renang di Kolam Bareng Laki-laki bisa Hamil, Muhammad Zazuli Semprot KPAI Berita KPAI

Jakarta – Media TribunNews memuat sebuah berita dengan judul “KPAI Ingatkan Wanita Berenang di Kolam Bareng Laki-laki Bisa Hamil, Begini Penjelasannya”, isi berita Tribun yang dimuat pada tanggal 21 Februari 2010, menyatakan bahwa Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indoensia (KPAI) bidang Kesehatan, Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA), Sitti Hikmawatty, mengingatkan kaum perempuan untuk berhati-hati saat berada di kolam renang.

Hikma menjelaskan kehamilan dapat terjadi pada perempuan yang sedang berenang di kolam renang, tidak menutup kemungkinan jika berenangnya dengan kaum laki-laki. Dia menyebut, kehamilan yang berindikasi dari kolam renang ini sebagai contoh hamil tak langsung (bersentuhan secara fisik).

“Pertemuan yang tidak langsung misalnya, ada sebuah mediasi di kolam renang. Ada jenis sperma tertentu yang sangat kuat,” ujar Hikma, Jumat (21/2/2020) siang.

Baca Juga:

“Walaupun tidak terjadi penetrasi, tapi ada pria terangsang dan mengeluarkan sperma, dapat berindikasi hamil,” beber dia.

Terlebih, jika perempuan tersebut berada pada fase kesuburan. “Kalau perempuannya sedang fase subur, itu bisa saja terjadi. Kan tidak ada yang tahu bagaimana pria-pria di kolam renang kalau lihat perempuan,” ujarnya.

Sontak saja netizen bersuara, salah satunya adalah pegiat medsos Muhammad Zazuli dalam akun facebooknya menulis sebuah jawaban yang cukup menohok.

Zazuli “KPAI KADRUN”, virus kadrun memang sudah banyak menyusup ke berbagai lembaga dan institusi penting negeri ini mulai TNI, Polri, DPR, KPK, Komnas HAM, KPI, KPAI dan sebagainya.

Baca Juga:

Indikasinya adalah jika mulai ada kebijakan dan pernyataan yang aneh dan tak masuk akal. Dulu kartun Doraemon ada adegan Shizuka pake baju renang hingga tayangan sapi saat diperah susunya diblur atas rekomendasi KPI. Sementara tayangan ga bermutu dan ga mendidik malah dibiarin. Kan aneh.

KPAI juga sama. Pembibitan atlet bulutangkis dilarang (apa mungkin karena sponsornya aseng?) sementara anak-anak yang demo teriak bunuh Ahok dan pawai anak TK bercadar dan bersenjata didiamkan.

Kemarin KPAI juga minta pemerintah ngurusin anak2 ISIS padahal anak2 ISIS itu bukan anak-anak normal karena sudah diajarin gorok leher orang segala. Eh kini malah KPAI bikin pernyataan konyol soal hamil gara-gara wanita renang di kolam renang umum. Mungkin karena ga syar’i kali ya?

Sama seperti PKS yang usul RUU Ketahanan Keluarga yang ingin kembali mengungkung wanita hanya ke urusan sumur, dapur, kasur. Atau menteri yang usul agar ada fatwa nikah “kaya dapat miskin, miskin dapat kaya” serta menteri yang usul untuk pulangin ISIS eks WNI.

Baca Juga:

Komnas HAM juga. Minta ISIS dibalikin, pelaku teror harus dijaga hak asasinya dsb. Tapi korban teroris malah dibiarkan saja padahal justru merekalah yang paling menderita dan harus dibela haknya.

Pokoknya kalo cara berpikirnya sudah aneh dan ga masuk akal itu adalah ciri-ciri, tanda dan indikasi kalo sudah terpapar virus K-Drone yang lebih berbahaya daripada virus Corona. Karena ini yang diserang sudah langsung ke otak n pikiran bawah sadarnya. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: