NewsTicker

Wuhan Pertama Kalinya Melaporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19

Wuhan Pertama Kalinya Melaporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19 Wuhan Pertama Kalinya Melaporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19

China  Wuhan, provinsi Hubei, tempat pertama kalinya ditemukan virus corona dan dengan cepat menyebar ke seluruh dunia, serta mendorong Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menyatakan wabah COVID-19 sebagai pandemi pada 11 Maret.

Kota Wuhan pada hari Rabu (18/03/2020) melaporkan tidak ada kasus baru coronavirus (COVID-19) untuk pertama kalinya sejak wabah dilaporkan di kota itu, kata Komisi Kesehatan Kota Wuhan pada hari Kamis.

Baca Juga:

“(Per 18 Maret 2020), ada 733 pasien yang disembuhkan, 6 kematian baru, dan 0 kasus baru”, kata pihak berwenang sebagaimana dikutip oleh Sputnik Arabic.

Secara total, jumlah orang yang terinfeksi COVID-19 di Cina daratan mencapai 80.928, sementara 3.245 meninggal, kata komite kesehatan nasional. 34 kasus baru di luar Wuhan dan delapan kematian baru ditambahkan pada 18 Maret, tambahnya.

“Komite kesehatan negara menerima dari 31 provinsi informasi tentang 80.928 kasus infeksi dengan jenis virus corona baru, termasuk 7.263 orang yang sedang sakit (2.314 dalam kondisi serius), 70.420 orang telah dipulangkan dari rumah sakit, 3.245 telah meninggal”, kata pernyataan itu.

Baca Juga:

34 kasus baru dan delapan kematian baru ditambahkan pada 18 Maret, sementara 819 pasien dipulangkan dari rumah sakit. Semua kematian baru didaftarkan di provinsi Hubei, di mana jumlah total kematian telah meningkat menjadi 3.130, otoritas kesehatan setempat melaporkan.

Secara global, COVID-19 telah mempengaruhi lebih dari 191.100 orang dan membunuh lebih dari 7.800, menurut informasi terbaru yang diberikan oleh WHO. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: