Amerika

Ramalan Bill Gates 2017 Soal Pandemi Besar Terbukti

Amerika – Televisi Amerika “CBS” pada hari Kamis (19/03/2020) mempublikasikan wawancara tiga tahun lalu dengan pendiri “Microsoft” Bill Gates. Dalam wawancaranya, Bill Gates memperingatkan kita tentang epidemi “besar” dan “fatal” – dan mengatakan kita tidak akan siap untuk menanganinya.

Pendiri Microsoft dalam sebuah wawancara dengan CBS pada tahun 2017, di sela-sela Forum Ekonomi di Davos, Swiss, mengatakan “Dampak dari wabah seperti pandemi flu akan sangat besar, karena semua rantai pasokan obat akan runtuh, yang akan menimbulkan kepanikan. Sementara sistem kesehatan akan terbebani oleh tindakan pencegahan”.

Baca Juga:

Bill Gates menambahkan, “Tetapi ketika kita siap menghadapi wabah pada tingkatan-tingkatan yang berbeda, maka ada banyak upaya yang harus kita lakukan.”

Terkait desakannya untuk fokus pada pengembangan vaksin, Gates mengatakan “Idenya adalah mengikuti cara-cara baru untuk membuat vaksin yang dapat membantu kita mengembangkan vaksin baru dalam waktu kurang dari setahun, yang akan memberi kita kesempatan untuk dapat merespons kapan saja epidemi berikutnya menyerang.”

CBS melaporkan bahwa Bill Gates telah melakukan banyak upaya untuk melayani masalah kesehatan global selama bertahun-tahun, melalui Yayasan Bill dan Melinda Gates, dan baru-baru ini menjanjikan $ 100 juta untuk membantu memerangi coronavirus.

Baca Juga:

Dia juga berbicara tentang menciptakan aliansi untuk inovasi kesiapsiagaan pandemi “CEPI”, sebuah proyek yang didirikan oleh Yayasan Bill dan Melinda Gates yang bekerja sama dengan pemerintah India dan Norwegia.

Bill Gates juga memperingatkan tentang bahaya pandemi global pada tahun 2018, ketika ia memberikan Ceramah tahunan kepada Asosiasi Medis Massachusetts. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa hidup telah menjadi lebih baik bagi kebanyakan orang di dunia, tetapi ia telah membuat sedikit kemajuan dalam mempersiapkan epidemi, dan menambahkan “Inilah yang seharusnya menjadi perhatian kita.”

Pada 11 Maret, Organisasi Kesehatan Dunia mengklasifikasikan virus corona baru dengan sebutan “Covid-19” dan pandemi global (pandemi). Sementara jumlah orang yang terinfeksi virus tersebut melampaui semua harapan. Statistik terbaru untuk jumlah total orang yang terinfeksi Coronavirus di seluruh dunia adalah lebih dari 228,700 orang, sedangkan jumlah kematian mencapai 9.377, dan jumlah orang yang pulih lebih dari 86.250 orang. (ARN)

Sumber: ArabicSputnikNew

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: