NewsTicker

HRW Ungkap Kekejaman Mengerikan Lain Koalisi Saudi di Yaman

HRW Ungkap Kekejaman Mengerikan Lain Koalisi Saudi di Yaman HRW Ungkap Kekejaman Mengerikan Lain Koalisi Saudi di Yaman

Yaman – Human Rights Watch (HRW) mengatakan bahwa pasukan Saudi dan sekutu mereka telah melakukan pelanggaran serius terhadap warga sipil Yaman sejak Juni tahun lalu di provinsi al-Mahrah.

“Pasukan Saudi dan pelanggaran serius milisi mereka terhadap penduduk lokal Mahrah adalah cerita mengerikan lain untuk ditambahkan ke daftar perilaku yang melanggar hukum oleh koalisi yang dipimpin Saudi di Yaman,” ujar Michael Page, wakil direktur Timur Tengah di HRW, pada hari Rabu (25/03).

Baca Juga:

“Arab Saudi sangat merusak reputasinya dengan (agresi mereka di) Yaman ketika melakukan praktik-praktik kekejaman ini dan tidak bertanggung jawab atas semua itu,” tambahnya.

Menurut HRW, pelanggaran tersebut meliputi penangkapan sewenang-wenang, penyiksaan, penghilangan paksa, dan pemindahan tahanan secara ilegal ke Arab Saudi.

Sementara itu, kelompok hak asasi terkemuka Amnesty International mengumumkan bahwa penjualan senjata yang berkelanjutan ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah meningkatkan perang di Yaman.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada hari Senin menjelang peringatan lima tahun perang Yaman, organisasi itu menyalahkan UEA karena secara ceroboh memasok senjata canggih kepada para militan di Yaman.

Amnesty juga menyatakan keprihatinan tentang kejahatan perang yang dilakukan oleh koalisi yang didukung AS, termasuk pemboman rumah, bisnis, dan rumah sakit.

Baca Juga:

HRW selanjutnya meminta AS, Prancis, Inggris dan negara-negara lain untuk segera menghentikan pasokan senjata mereka kepada para penyerang.

Arab Saudi melancarkan perangnya di Yaman pada 26 Maret 2015, untuk mengembalikan kekuasaan kepada mantan pejabat negara yang didukung Riyadh, yang melarikan diri dari Yaman di tengah perebutan kekuasaan dalam negeri.

Agresi yang telah menewaskan ratusan ribu orang Yaman itu telah mendapat dukungan senjata, intelijen, logistik, dan dukungan politik yang berkelanjutan dari Washington dan beberapa sekutunya, terutama Inggris.

Senjata-senjata yang dipasok oleh AS dan yang lainnya telah termasuk amunisi presisi bahwa koalisi pimpinan Saudi telah dikerahkan tanpa pandang bulu terhadap daerah-daerah berpenduduk sipil Yaman. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: