NewsTicker

Iran Mulai Gunakan Plasma untuk Pasien COVID-19

Iran Mulai Gunakan Plasma untuk Pasien COVID-19 Iran Mulai Gunakan Plasma untuk Pasien COVID-19

Iran – Rumah Sakit Masih Daneshvari di Teheran memfasilitasi akses ke COVID-19 plasma konvalesen untuk digunakan pada pasien dengan infeksi COVID-19. Ini sementara sejumlah staf medis di rumah sakit adalah di antara donor plasma dimana mereka sebelumnya pernah terinfeksi dan telah pulih baru-baru ini.

Metode ini telah digunakan di masa lalu untuk mengobati penyakit seperti polio, dan dalam wabah infeksi pernapasan sebelumnya yang mirip dengan COVID-19.

Baca Juga:

Keputusan itu diambil setelah Ali Akbar Velayati, kepala Rumah Sakit Masih Daneshvari,yang mengatakan bahwa mereka akan mulai merawat pasien yang sakit kritis dengan plasma. Sejauh ini, lebih dari 1.000 kasus yang terinfeksi telah dirawat di pusat tersebut.

Plasma dari orang yang telah pulih dari COVID-19 dapat mengandung antibodi terhadap virus yang menyebabkan penyakit ini dan mungkin efektif melawan infeksi. Plasma harus dikumpulkan dari pasien yang sudah pulih yang dapat mendonorkan darah, tidak memiliki gejala selama 14 hari, dan memiliki hasil negatif pada tes COVID-19.

Baca Juga:

Iran mengatakan sanksi AS menargetkan setiap aspek ekonominya. Meski telah banyak pemimpin dunia meminta Washington untuk menunda pembatasan yang berdampak negatif terhadap upaya Iran untuk mengekang wabah tersebut, Washington sejauh ini menolak seruan itu. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: