NewsTicker

Kasus COVID-19 Meningkat Sepuluh Kali Lipat di AS

Kasus COVID-19 Meningkat Sepuluh Kali Lipat di AS Kasus COVID-19 Meningkat Sepuluh Kali Lipat di AS

Amerika  Jumlah kasus corona yang dikonfirmasi di AS melonjak sepuluh kali lipat dalam seminggu menjadi lebih dari 50.000, bahkan jumlah sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi, kata para pejabat AS.

Jumlah total kasus COVID-19 secara global mencapai 407.485 pada hari Selasa, dan setidaknya 18.200 di antaranya meninggal, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins.

Di AS, virus telah menginfeksi setidaknya 53.972 orang dan membunuh 728 lainnya. Kasus-kasus yang yang dikonfirmasi di AS berjumlah 5.000 pada satu minggu yang lalu, meningkat sepuluh kali lipat dalam 7 hari. Pada 1 Maret, ada sekitar 100 kasus yang dikonfirmasi di AS.

Baca Juga:

Namun, para pejabat mengakui bahwa jumlah kasus yang sebenarnya di AS kemungkinan lebih tinggi secara signifikan sejak tes COVID-19 di negara itu terkendala oleh kekurangan pasokan medis dan kriteria diagnostik yang membatasi siapa yang harus dites.

Presiden Donald Trump terus meremehkan penyebaran coronavirus di seluruh AS pada hari Senin, dan membandingkan angka kematian yang meningkat dengan jumlah orang Amerika yang tewas karena kecelakaan dan flu musiman.

Pakar kesehatan AS dengan keras menegur pemerintahan Trump karena awalnya meremehkan krisis dan tertinggal dalam upaya pengujian.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada hari Selasa, infeksi COVID-19 di Amerika Serikat telah meningkat dan negara itu dapat menjadi pusat pandemi coronavirus.

“Kami sekarang melihat percepatan yang sangat besar dalam kasus di AS. Jadi memang ada potensi [untuk menjadi pusat pandemi],” kata juru bicara WHO Margaret Harris.

Negara bagian New York telah menjadi pusat epidemi virus corona di AS, yang membanjiri banyak rumah sakit setelah mengalami peningkatan yang cepat. Dengan demikian California akan menghadapi gelombang besar penyakit berikutnya.

Jendral ahli bedah AS mengeluarkan peringatan paling kejam pada hari Senin tentang risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh wabah coronavirus, memperingatkan orang Amerika bahwa krisis “akan menjadi buruk” pada minggu ini.

Selama 24 jam sebelumnya, 85 persen kasus baru ada di Eropa, dan 40 persen di antaranya ada di Amerika Serikat.

Baca Juga:

Virus corona yang sangat menular telah menyebabkan seluruh wilayah diberlakukan Lockdownd. Di beberapa tempat tentara berpatroli di jalan-jalan untuk menjaga konsumen dan pekerja di dalam ruangan, menghentikan layanan dan produksi serta memutus rantai penyebaran.

“Krisis kesehatan global dengan cepat berubah menjadi resesi global, karena ada ketegangan yang jelas antara mencegah infeksi dan hancurnya ekonomi,” kata Edoardo Campanella, seorang ekonom di UniCredit Bank di Milan. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: