NewsTicker

Kepala IMF: Kita Sudah Masuki Resesi yang Lebih Buruk dari 2009

Kepala IMF: Kita Sudah Masuki Resesi yang Lebih Buruk dari 2009 Kepala IMF: Kita Sudah Masuki Resesi yang Lebih Buruk dari 2009

Washington  Kepala IMF, Kristalina Georgieva, pada Hari Jumat (27/03) mengtkan bahw pandemi virus corona telah mendorong ekonomi global terus jatuh dimana akan membutuhkan dana besar untuk membantu negara-negara berkembang.

“Jelas bahwa kita telah memasuki resesi” yang akan lebih buruk daripada tahun 2009 menyusul krisis keuangan global, katanya dalam sebuah konferensi pers online.

Baca Juga:

“Dengan “berhenti mendadaknya” ekonomi di seluruh dunia, perkiraan dana untuk keseluruhan kebutuhan keuangan pasar negara-negara berkembang adalah 2,5 triliun dolar.”

Tetapi ia memperingatkan bahwa perkiraan itu “adalah yang paling rendah.”

Pemerintah di pasar negara berkembang, yang telah menderita eksodus modal lebih dari 83 miliar dolar dalam beberapa pekan terakhir, dapat menutupi sebagian besar dari itu, tetapi “jelas sumber daya domestik tidak mencukupi” dan banyak yang sudah memiliki beban utang tinggi.

Baca Juga:

“Lebih dari 80 negara, sebagian besar berpenghasilan rendah, telah meminta bantuan darurat dari Dana Moneter Internasional,” katanya.

“Kami tahu bahwa cadangan mereka sendiri dan sumber daya domestik tidak akan mencukupi,” kata Georgieva, seraya menambahkan bahwa dana itu bertujuan untuk meningkatkan responsnya “untuk melakukan lebih banyak, melakukannya lebih baik, melakukannya lebih cepat daripada sebelumnya.”

Kepala IMF itu mengadakan pembicaraan kepada wartawan setelah pertemuan virtual dengan komite pengarah pemberi pinjaman yang berbasis di Washington, ketika ia secara resmi meminta peningkatan fasilitas darurat dana cepat dari tingkat saat ini sekitar 50 miliar dolar.

Ia juga menyambut paket ekonomi 2,2 triliun dolar yang disetujui oleh Senat AS, dengan mengatakan “adalah sangat penting untuk melindungi ekonomi terbesar dunia terhadap penurunan kegiatan ekonomi secara tiba-tiba.” (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: