NewsTicker

Pasukan Yaman Bebaskan Seluruh Al-Jawf

Pasukan Yaman Bebaskan Seluruh Al-Jawf Pasukan Yaman Bebaskan Seluruh Al-Jawf

Yaman – Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman mengatakan bahwa pasukan negara itu, didukung oleh pejuang sekutu dari Komite Populer, telah berhasil mengambil kendali penuh atas provinsi al-Jawf, di bagian utara negara itu, dari milisi dukungan Saudi yang loyal kepada mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi.

Berbicara pada konferensi pers di ibu kota Yaman, Sana’a, pada hari Rabu sore (18/03), Brigadir Jenderal Yahya Saree menyoroti bahwa pembebasan wilayah selama operasi baru-baru ini, yang diberi nama sandi “Allah mengalahkan mereka”, telah menguatkan kemampuan dan kecakapan angkatan bersenjata Yaman, untuk memaksakan persamaan baru di medan geografis yang berbeda, dan pada lebih dari satu front dalam periode waktu yang sangat singkat.

Baca Juga:

“Pasukan kami secara efisien melakukan semua tugas operasional mereka setelah mampu, dengan bantuan Tuhan, untuk bergerak dari tahap pertahanan ke tahap serangan melalui strategi militer yang komprehensif,” tambahnya.

Sosok senior militer Yaman itu sebagaimana dilaporkan SABA mencatat bahwa tentara Yaman dan sekutu mereka dapat merebut kendali penuh atas al-Hazm, al-Maslub, al-Ghayl, al-Khalq, al-Maton dan distrik Khab wa al-Sha’af di provinsi Jawf secara berturut-turut dalam operasi mereka.

Saree menyoroti bahwa pasukan militer Saudi mendorong ratusan tentara bayaran, sebagian besar dari daerah perbatasan selatan kerajaan Najran, Jizan dan Asir, ke dalam pertempuran sengit, dan pesawat militer koalisi pimpinan Arab Saudi telah melakukan lebih dari 250 serangan.

Ia lebih lanjut mengatakan bahwa pasukan pertahanan rudal Yaman menggunakan rudal balistik jarak menengah Nikal, Qassem (Raider) dan Badr yang dikembangkan di dalam negeri selama operasi, mengenai puluhan sasaran militer Saudi dan sasaran strategis ekonomi.

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman menggarisbawahi bahwa tim pertahanan udara negara itu dapat mencegat pesawat-pesawat tempur pimpinan Saudi setidaknya 10 kali, memaksa mereka keluar dari wilayah udara Yaman sebelum mereka dapat melakukan tindakan agresi. Mereka juga menembak jatuh sebuah pesawat tempur multirole Saudi, Panavia Tornado.

Baca Juga:

Saree menambahkan bahwa unit-unit teknik dan anti-tank dari tentara Yaman dapat dengan baik menyelesaikan semua tugas mereka selama operasi, ketika unit-unit artileri menghancurkan garis pertahanan musuh dan tentara-tentara memerangi pasukan musuh dengan senjata ringan dan sedang mereka.

Ia juga mengatakan bahwa para kepala suku, termasuk para syekh dan tokoh-tokoh terkemuka, juga berkontribusi pada keberhasilan operasi militer.

“Posisi suku bukan sesuatu yang aneh karena mereka memiliki sejarah panjang dalam memerangi agresi dan penyerbu asing, dan menegakkan prinsip-prinsip yang menolak tentara bayaran, pengkhianat dan proksi,” komentar Saree.

Ia mengatakan pasukan musuh telah menderita kerugian yang signifikan selama operasi, dan bahwa lebih dari 1.200 tentara bayaran telah terbunuh, terluka atau ditangkap dalam proses itu. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: