NewsTicker

Sekjen Hizbullah Ibaratkan Konfrontasi dengan Virus Corona Seperti Perang Dunia

Sekjen Hizbullah Ibaratkan Konfrontasi dengan Virus Corona Seperti Perang Dunia Sekjen Hizbullah Ibaratkan Konfrontasi dengan Virus Corona Seperti Perang Dunia

Lebanon  Sekretaris Jenderal Hizbullah mengatakan semua warga Lebanon harus mengakui fakta bahwa konfrontasi dengan virus corona adalah perang dunia karena semua negara sibuk dengan tantangan ini, mengutip kegagalan banyak pemerintah di dunia dalam mengatasi ancaman ini di negara mereka.

“Dibandingkan dengan kebingungan yang menyerbu negara-negara dunia, termasuk negara-negara besar, konfrontasi dengan virus corona di Lebanon dapat dikendalikan dan menjanjikan.”

Sayid Nasrallah juga menegaskan bahwa pemerintah mengambil langkah-langkah baik dalam hal ini, dan menambahkan bahwa Hizbullah tidak menentang mereka dan menjelaskan beberapa orang mengusulkan untuk menyatakan keadaan darurat dan lockdown tanpa mengetahui apa artinya dan konsekuensi yang ditimbulkan.

Baca Juga:

Dalam hal ini, Sayid Nasrallah memuji upaya yang dilakukan oleh Presiden Michel Aoun, Ketua DPR Nabih Berri, PM Hassan Diab dan semua menteri dalam menghadapi virus corona.

Sayid Nasrallah menyoroti pentingnya mengurangi kegaduhan politik dan mengajak untuk memusatkan semua upaya dalam menghadapi pandemi ini, mengingat ancaman yang ditimbulkan oleh virus yang sifat dan esensinya belum ditemukan oleh para ilmuwan.

Dengan demikian, rencana untuk menghadapi virus corona tergantung upaya bersama, terutama pada pemberlakuan sosial distancing dan physical distancing rumah untuk memutus mata rantai virus, menurut Sekjen Hizbullah dan menambahkan bahwa ini diadopsi oleh semua negara di dunia, termasuk China.

Hassan Nasrallah meminta warga Lebanon untuk mematuhi seruan pemerintah, dan menambahkan bahwa pelanggaran akan menyia-nyiakan semua upaya yang dilakukan.

Baca Juga:

Sekjen Hizbullah juga memuji semua inisiatif organisasi politik dan sosial yang bergerak membantu orang-orang yang membutuhkan selama krisis ini.

Sayid Nasrallah menyerukan penegak hukum untuk bertindak tegas kepada semua pedagang yang menaikkan harga dan memonopoli selama krisis, serta mendesak para pedagang terhormat untuk mematahkan monopoli dan menurunkan harga dengan membanjiri pasar dengan komoditas mereka.

Sayyid Nasrallah lebih lanjut menyoroti pentingnya mengakhiri krisis para pengambil kredit UKM, dan menekankan bahwa tanggung jawab manusia dan moral membebankan bank untuk menyelesaikan masalah ini dengan mengembalikan dana.

Pemimpin Hizbullah berbicara kepada pemilik bank, “Retorika apa yang cocok yang harus kita gunakan untuk menggerakkan kemanusiaan Anda?”.

“Anda telah memperoleh miliaran dolar dari deposito Lebanon sejak 1992, diuntungkan dari kebijakan pemerintah tertentu. Sekarang kalian harus membantu bangsamu selama bencana ini.”

“Anda menyumbangkan $ 6 juta dolar kepada pemerintah Lebanon, sedangkan pernikahan anak-anak Anda menghabiskan biaya jutaan dolar.”

Sayid Nasrallah menganggap bahwa hibah Asosiasi Perbankan untuk pemerintah adalah memalukan, menyoroti upacara megah yang diadakan di Grand Serail. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: