Corona

Bisa Produksi Alat Sendiri, Kemampuan Iran Tes Covid-19 Berlipat

Bisa Produksi Alat Sendiri, Kemampuan Iran Tes Covid-19 Berlipat

Iran – Seorang petugas medis senior yang mengawasi tes di laboratorium Iran mengatakan pada hari Rabu (01/04) bahwa jumlah tes akan berlipat ganda dalam beberapa hari mendatang untuk membantu pihak berwenang mengatasi wabah COVID-19 dengan lebih baik.

Alireza Beglari, yang mengepalai Institut Pasteur Iran (IPI), organisasi unggulan yang memerangi penyakit menular di negara itu, juga mengatakan bahwa jumlah laboratorium yang melakukan tes COVID-19 telah meningkat menjadi total 90.

Baca Juga:

Pengumuman itu muncul setelah beberapa perusahaan biomedis Iran memperoleh sertifikat dari otoritas kesehatan untuk memproduksi test kit COVID-19 pada skala komersial. Salah satu perusahaan mengatakan minggu lalu bahwa akan memasok 80.0000 alat uji ke laboratorium setiap minggu.

Beglarei mengatakan bahwa IPI telah mensertifikasi lebih dari lima perusahaan dari total 50 perusahaan yang menanggapi seruan pemerintah untuk mengembangkan test kit.

“Kita mandiri dari (perusahaan) di luar negeri”, katanya dalam sebuah konferensi pers dengan wartawan di Teheran, menambahkan bahwa peningkatan kapasitas untuk pengujian akan memperkuat program penyaringan pemerintah untuk COVID-19.

Beglari juga menyatakan harapan bahwa IPI akan mengembangkan terapi dan vaksin yang dibutuhkan untuk membuat populasi kebal terhadap penyakit ini dalam waktu dekat.

Baca Juga:

Iran bisa dikatakan berjuang sendiri menghadapi pandemi COVID-19 karena sanksi yang dijatuhkan pada negara tersebut oleh Amerika Serikat telah mempersulit pemerintah untuk menerima pengiriman pasokan alat-alat pelindung jiwa, obat-obatan dan peralatan medis yang diperlukan untuk menahan penyebaran penyakit ini dari luar negeri.

Namun, penyebaran virus di Iran, yang dimulai pada 19 Februari, memicu kampanye yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memproduksi peralatan buatan sendiri yang dibutuhkan di rumah sakit dan rumah perawatan.

Perwakilan dari Organisasi Kesehatan Dunia yang mengunjungi negara itu pada minggu-minggu awal penyebaran penyakit mengatakan mereka terkesan melihat bagaimana rumah sakit menggunakan peralatan buatan sendiri untuk memberikan perawatan kepada pasien.

Kementerian kesehatan Iran mengatakan pada hari Rabu bahwa jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi di negara itu telah mencapai 47.593 di antaranya 15.437 telah pulih dan 3.036 pasien meninggal dunia. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.779 pelanggan lain

Pengunjung

  • 51.974.442 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: