Corona

Wakil Walikota Moskow: Hanya 2% Pasien Covid-19 Perlu Rawat Inap di Rumah Sakit

Rusia – Wakil walikota Moskow, Anastasia Rakova, mengatakan pada Hari Jum’at (03/04), bahwa hanya dua persen pasien virus corona yang membutuhkan rawat inap di Rumah Sakit.

“Sampai hari ini, hanya dua persen dari 836 orang dibawa ke rumah sakit. Faktanya, kami tidak melihat ada yang memburuk ketika seorang pasien tinggal di rumah,” katanya dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Rossiya-1.

Ia mencatat bahwa banyak pasien hanya terkena infeksi ringan, tanpa gejala. Dalam hal ini, ia mengatakan, “tidak ada gunanya tinggal di rumah sakit” dan “menempati tempat tidur yang mungkin dibutuhkan orang lain.”

Baca Juga:

Isolasi diri total untuk semua penduduk kota dari segala usia telah diterapkan di ibu kota sejak 29 Maret. Toko-toko, teater, restoran, kafe, bar, kebugaran pusat, salon kecantikan, pusat rekreasi, kecuali toko makanan dan yang menjual barang kebutuhan sehari-hari serta persediaan hewan peliharaan, telah ditutup. Orang-orang dilarang mengunjungi taman. Pelanggar peraturan isolasi diri ini kana menghadapi denda hingga 5.000 rubel (65 dolar AS). Namun, denda tidak akan ditarik sampai aturan pergerakan kota diadopsi.

Pada 3 April, total 4.149 kasus virus corona telah dikonfirmasi di Rusia. Sebanyak 282 pasien telah pulih. Menurut data pada pukul 10.30 waktu Moskow, tiga puluh empat pasien meninggal. Moskow menyumbang sebagian besar kasus (2.923). Pemerintah Rusia membuat hotline internet untuk membuat masyarakat terus mendapat informasi tentang situasi virus corona. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: