NewsTicker

Iran Ciptakan Disinfektan Aman, Bunuh Virus Corona dengan Nanoteknologi

Iran Ciptakan Disinfektan Aman, Bunuh Virus Corona dengan Nanoteknologi Nanotekhnologi

Iran – Sebuah perusahaan berbasis pengetahuan Iran yang berafiliasi dengan Amir Kabir University of Technology telah mengembangkan dan memproduksi disinfektan yang tidak berbahaya melalui tekhnik nanoteknologi yang dapat membunuh berbagai jenis patogen, termasuk coronavirus.

“Solusi desinfektan bernama Silosept adalah jenis baru berbahan non-alkohol yang diproduksi dengan menggunakan nanochloids perak untuk memusnahkan berbagai jenis patogen (bakteri, virus, dan jamur) dan dapat digunakan untuk mencegah penyebaran berbagai penyakit menular,” Soheila Salahshour Kordestani, CEO perusahaan, mengatakan pada hari Sabtu, seperti dilansir FNA.

Baca Juga:

Dia menjelaskan bahwa nanopartikel perak sangat mampu membunuh berbagai virus dan jamur bersama dengan bakteri, dan menambahkan bahwa produk tersebut tidak menyebabkan toksisitas sistemik dan seluler, iritabilitas dan toksisitas inhalasi akut.

Nanoteknologi telah membantu badan medis Iran untuk pencegahan epidemi coronavirus di negara itu.

Kepala Dewan Inisiatif Nanoteknologi Iran (INIC) Saeed Sarkar mengatakan bahwa perusahaan berbasis pengetahuan negara itu telah meningkatkan kapasitas memproduksi masker N95 (yang terbuat dari tekstil berbasis nano) menjadi 250.000 buah per-hari.

“Kapasitas untuk memproduksi masker di Iran empat kali lipat sejak dimulainya epidemi coronavirus dan lebih banyak tindakan sedang dilakukan untuk meningkatkannya,” kata Sarkar.

Baca Juga:

Dia juga menekankan bahwa perusahaan berbasis pengetahuan Iran telah berhasil memproduksi 20.000 masker N95 pada hari-hari pertama epidemi virus corona, dan menambahkan, “Jumlahnya saat ini telah meningkat menjadi 250.000 masker”.

Sarkar mengatakan bahwa negaranya sekarang tidak memiliki masalah dalam memasok staf medis dengan masker N95, dan mengatakan bahwa lebih banyak upaya diperlukan untuk menyediakan peralatan seperti itu kepada orang-orang yang bekerja di daerah padat, termasuk bank, kereta bawah tanah, dan lainnya. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: