Rusia: AS Uji Senjata Nuklir di Nevada

Rusia: AS Uji Senjata Nuklir di Nevada
Uji Coba Nuklir AS di Nevada

Moskow  Amerika Serikat mungkin sedang dalam perjalanan untuk membawa situs uji coba nuklirnya di Nevada dalam siaga tinggi, karena banyak tanda-tanda membuktikan, kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov kepada TASS pada hari Kamis.

“Amerika Serikat, seperti yang dibuktikan oleh banyak nukti, termasuk publikasi yang mengutip organisasi-organisasi yang terlibat di Amerika Serikat dalam mempertahankan persenjataan nuklir mereka dalam kesiapan tempur, mungkin akan membawa lokasi pengujian di Nevada dengan siaga tinggi,” katanya kepada Tass.

Baca Juga:

Diplomat itu menambahkan bahwa Rusia tidak pernah melakukan apa pun yang diduga melanggar kewajibannya terkait larangan uji coba nuklir.

“Adapun rentetan kritik datang dari Washington selama lebih dari setengah tahun karena kami diduga tidak sepenuhnya mematuhi moratorium uji coba nuklir. Kami ulangi sekali lagi bahwa kami tidak mengambil langkah apa pun yang akan memasukkan unsur penyimpangan dari kewajiban yang berasal dari moratorium unilateral pada pengujian nuklir dan dari ratifikasi perjanjian larangan uji nuklir,” katanya mengomentari laporan oleh Departemen Luar Negeri AS tentang “kepatuhan terhadap Kontrol Senjata, Perjanjian dan Komitmen Nonproliferasi, dan Perlucutan Senjata” yang dikeluarkan pada hari Rabu.

Ryabkov menekankan bahwa Amerika Serikat, sebagai negara yang secara resmi menyatakan keengganannya untuk meratifikasi perjanjian itu, tidak memiliki hak untuk melemparkan tuduhan apapun atas skor ini.

Baca Juga:

Dia menunjukkan bahwa tindakan Washington tampak seperti kampanye disinformasi yang telah diluncurkan Amerika Serikat ketika secara sepihak menarik diri dari Intermediate-Range Nuclear Forces (INF).

“Pada waktu itu, mereka [Amerika] berusaha mencari alasan untuk membuat latar belakang propaganda yang cocok untuk menarik diri dari perjanjian, menyalahkan orang lain. Dengan melakukan itu, Amerika Serikat menabur ketidakpastian di komunitas internasional atas apa yang terjadi di bidang ini. Kami mendesak Amerika Serikat untuk meninggalkan praktik yang semakin berkembang yaitu memberi informasi yang salah kepada komunitas global tentang apa yang sedang terjadi,” ia menekankan.

Menurut laporan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat “Ketaatan dan Kepatuhan 2019 tentang kontrol senjata, Nonproliferasi, Perjanjian dan Komitmen Perlucutan Senjata,” yang diajukan ke Kongres, Washington percaya bahwa Rusia diduga melakukan uji coba nuklir pada tahun lalu. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

About Arrahmahnews 30634 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.