Fokus

Geger, Video Teroris Mujahidin Poso Ancam Potong Leher Banpol Sulteng dan Poso

Geger, Video Teroris Mujahidin Poso Ancam Potong Leher Banpol Sulteng dan Poso

Jakarta – Peristiwa penembakan terhadap Polisi oleh kelompok teror di Poso, Sulawesi Tengah terjadi pada Rabu (15/4). Insiden ini menunjukkan bahwa jaringan teroris tetap menjadi ancaman keutuhan bangsa dalam kondisi apapun, termasuk saat Pandemi Covid-19.

Maraknya aksi teror dari tahun ke tahun membuktikan bahwa terorisme adalah sebuah kejahatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan, aksi-aksi terorisme yang selama ini terjadi telah mengakibatkan hilangnya nyawa tanpa memandang korban, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, warga sipil hingga aparat keamanan.

Baca Juga:

Guru Besar Ilmu Politik UPI Prof Cecep Darmawan mengatakan, terorisme merupakan kejahatan luar biasa yang universal dan mengancam nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian, keamanan, persatuan bahkan peradaban. Konkritnya terorisme adalah musuh terbesar kemanusiaan sepanjang masa.

Ketika Negara berjuang untuk bangkit melawan virus corona, aksi teror terjadi di Poso Sulawesi Tengah, dimana anggota kepolisian yang bertugas menjaga keamanan di Bank Syariah Mandiri kantor cabang Poso tersebut, mendapatkan serangan dari sekelompok sipil bersenjata. Satu diantaranya dikabarkan terluka terkena tembakan.

Di tengah mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, masyarakat digegerkan dengan ancaman kekerasan dilontarkan kelompok teroris yang diduga berafiliasi dengan ISIS. Ancaman itu disebarkan melalui rekaman video yang telah menyebar luas di media sosial, Sabtu 18 April 2020.

Dalam video berdurasi sekitar 1 menit itu, terlihat seorang pria brewokan dan memakai ikat kepala serta membawa senjata laras panjang yang mengaku dari Kelompok Daulatul Islam, melontarkan sejumlah ancaman kepada kepolisian. Tak hanya itu saja, dalam video itu mereka mengaku telah menggorok leher seorang pria yang disebut sebagai Banpol alias bantuan polisi.

“Di atas jalan jihad. Tetap berusaha memerangi musuh-musuh allah di mana pun kalian berada, sungguh kemenangan dekat waktunya, Thogut akan jatuh dan corona dan peperangan ini Insya Allah dalam waktu dekat. untuk para banpol yang ada di Sulawesi Tengah dan Poso, akan kami potong batang leher kalian, jika kalian tidak bertobat.

Baca Juga:

Hari ini kami telah memotong leher banpol yang ada di daerah ini karena dia bekerja sama dengan Thogut dan memerangi mujahidin, menyusahkan mujahidin, Insya Allah dalam waktu dekat teman-teman mereka akan kami susulkan ke neraka jahanam” seperti diucapkan pria itu dalam rekaman video.

Dalam rekaman video itu mereka juga menayangkan gambar seorang pria tak dikenal yang sedang dipegangi seolah akan digorok. Hanya saja tak ada proses eksekusi seperti terlontar di mulut pria brewokan itu.

https://twitter.com/permadiaktivis/status/1251351300408655873

“Di saat Virus Pandemi masih mewabah, ternyata Teroris ISIS asal Indonesia ini masih hidup dan menebar ancaman untuk Polri dan masyarakat sekitar di Poso… Tolonglah Polri dan Densus 88 berantas habis Teroris ISIS ini… Kita dukung total Polri dan Densus 88 Berantas ISIS!!” tulis akun itu.

Tak diketahui pasti di mana lokasi kelompok ini, hanya saja dalam video terlihat mereka mengibarkan bendera ISIS di sebuah hutan. (ARN)

Ikuti Update Berita di Channel Telegram Arrahmahnews

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.769 pelanggan lain

Pengunjung

  • 51.956.990 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: