Arab Saudi

Harga Minyak Anjlok, 4 Tanker Minyak Saudi Terjebak di Laut

Arab Saudi – Laporan berita menyatakan bahwa empat kapal tanker Saudi yang bermuatan penuh minyak mentah telah meninggalkan Arab Saudi pada akhir Maret lalu dan masih terjebak di laut sejak 1 April, di lepas pantai Mesir, Singapura dan Malaysia tanpa tujuan akhir.

Laporan yang dikutip Al-Masirah pada Rabu (22/04) itu menambahkan bahwa Arab Saudi tidak punya pilihan selain memilih menyimpan banyak minyak di laut setelah perang minyak yang dilancarkannya terhadap Rusia menyebabkan pasar dibanjiri minyak mentah. Itu di samping jauh berkurangnya permintaan dan kesulitan menemukan pembeli mengingat penyebaran virus Corona di seluruh dunia.

Menurut sebuah laporan oleh American Wall Street Journal, Selasa lalu yang mengutip pejabat minyak Saudi, “satu dari setiap 10 tanker di dunia digunakan sebagai fasilitas penyimpanan minyak mengambang.”

WSJ menambahkan bahwa data yang disediakan di situs pelacakan pengiriman FleetMon menunjukkan keberadaan setidaknya empat kapal tanker yang bermuatan minyak mentah, yang meninggalkan Arab Saudi pada akhir Maret lalu telah terjebak di laut sejak awal April, di lepas pantai Mesir, Singapura dan Malaysia, tanpa tujuan akhir.

Baca: AS Ajak Dunia Hukum Arab Saudi Karena Anjloknya Harga Minyak

Situasi ini adalah hasil dari keputusan Arab Saudi pada bulan Maret untuk membanjiri pasar minyak dengan minyak murah, sementara pandemi virus Corona menutup banyak negara besar sehingga menyebabkan jatuhnya permintaan minyak.

Baca:Harga Minyak Dunia Terjun Bebas ke Level Terendah Selama 2 Dasawarsa

Menurut pejabat yang sama, kerusakan yang disebabkan oleh perang harga minyak ini masih dialami, setelah dialihgunakannya sekitar 80 tanker minyak dari 750 tanker di seluruh dunia untuk menyimpan minyak dan bukan melakukan pengiriman.

Jumlah minyak yang disimpan di laut meningkat sebesar 21 juta barel, sehingga total menjadi 147,6 juta barel selama seminggu terakhir, menurut perusahaan data komoditas Kpler. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: