Arab Saudi

Yaman Selatan Memanas! Separatis Dukungan UEA Deklarasikan Pemerintahan Sendiri

Yaman – Kelompok separatis Yaman, Dewan Transisi Selatan (STC), yang didukung UEA, pada dini hari Minggu (26/04) tadi mengumumkan akan menetapkan pemerintahan sendiri di wilayah-wilayah di bawah kendali mereka, yang oleh pemerintahan Hadi dukungan Saudi diperingatkan akan memiliki “konsekuensi bencana”.

Langkah ini mengancam untuk memperbarui konflik antara kelompok yang sebelumnya adalah sekutu dalam perang Yaman itu. Memperparah konflik yang beragam ditengah upaya PBB untuk mengamankan gencatan senjata permanen demi memerangi pandemi virus corona di negara yang sudah dilemahkan oleh kelaparan dan penyakit akibat agresi koalisi.

Saksi mata melaporkan STC telah penempatan pasukan bersenjata di Aden, yang diklaim sebagai ibukota sementara pemerintah Hadi dukungan koalisi militer Saudi.

Baca: Pecah Kongsi, Separatis Yaman Dukungan UEA Mundur dari Kesepakatan Riyadh

Dalam sebuah pernyataan, STC mengumumkan peraturan darurat di Aden dan semua provinsi selatan.

Tahun lalu, STC, yang didukung oleh mitra koalisi utama Riyadh, yaitu Uni Emirat Arab, terlibat pertempuran sengit dengan pemerintahan Hadi dan berhasil merebut Aden. Sejak itu kekerasan terus meluas ke wilayah selatan lainnya.

Arab Saudi memperantarai kesepakatan pada November laludi antara mereka untuk membentuk pemerintah yang lebih inklusif dan menempatkan semua pasukan di bawah kendali negara, tetapi kabinet baru belum terbentuk.

Baca: Separatis Dukungan UEA Rebut 2 Kamp Milisi Dukungan Saudi di Yaman Selatan

“Pengumuman oleh mereka yang disebut dewan transisi tentang niat untuk mendirikan pemerintahan di selatan adalah pengumuman dimulainya kembali pemberontakan bersenjatanya … dan pengumuman penolakan dan penarikan penuh mereka dari perjanjian Riyadh,” ujar Menteri Luar Negeri Hadi, Mohammed Al-Hadhrami kata dalam sebuah pernyataan di Twitter.

STC “akan menanggung sendiri konsekuensi berbahaya dan bencana untuk pengumuman seperti itu”, kata pernyataan itu lebih lanjut. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: