NewsTicker

Saudi Garap Film untuk Rusak Citra Aktivis Suku yang Ditembak Mati

Arab Saudi – Pemerintah Saudi dilaporkan sedang berusaha memproduksi film yang bertujuan menodai citra seorang aktivis suku, yang ditembak mati oleh rezim Riyadh awal bulan ini di wilayah barat laut Tabuk kerajaan. Ia ditembak mati karena menolak meninggalkan rumahnya yang hendak digusur guna memungkinkan pembangunan proyek megacity sang Putra Mahkota yang kontroversial.

Sumber-sumber lokal mengatakan kepada kelompok yang berpusat di London, ALQST, yang merupakan organisasi non-pemerintah independen yang mengadvokasi hak asasi manusia di Arab Saudi, bahwa pemerintah daerah mengundang sejumlah pemimpin suku untuk membahas masalah tersebut pada hari ketika mereka mengembalikan jenazah sang aktivis suku yang dibunuh, Abdul-Rahim al-Howeiti kepada keluarganya.

Sumber itu menambahkan bahwa selama pertemuan, pihak berwenang berjanji untuk membayar “100.000 riyal Saudi ( 26.585 dolar) untuk masing-masing anggota (suku), dan 300.000 riyal (80.000 dolar) untuk setiap anggota sebagai imbalan untuk kontribusi mereka dalam sebuah film negara dengan judul ‘sang Sheikh’

Baca: Pasukan Saudi Tembak Mati Aktivis Suku Karena Tolak Rumahnya Digusur untuk Proyek NEOM MbS

Sumber menunjukkan bahwa film itu bertujuan untuk “membuat suku itu memungkiri Abdul-Rahim, serta anggota lain yang menolak perintah pengusiran oleh pemerintah.”

Aktivis media sosial mengatakan Howeiti ditembak mati setelah pasukan Saudi menyerbu wilayah al-Khuraybah, yang terletak lebih dari 1.400 kilometer (869 mil) barat laut ibukota Riyadh, pada 13 April.

Aktivis itu adalah anggota terkemuka suku Howeitat yang besar, yang telah tinggal di daerah itu selama ratusan tahun.

Baca: Kepala HAM PBB Desak Saudi Bebaskan Aktivis Perempuan dari Penjara

Sebelum kematiannya, Howeiti telah menerbitkan banyak video yang memprotes proyek megacity NEOM yang dilakukan oleh Pangeran Mahkota Mohammad bin Salman di daerah tersebut.

Ia telah mengecam House of Saud karena menggusur warga negara Saudi demi sebuah proyek yang bertentangan dengan sejarah dan tradisi wilayah tersebut. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: